Disiplin Rendah, Sejumlah Pelajar Duduk Diatap Angdes

pendidikan

PAGARALAM, KS-Tampaknya disiplin berlalulintas di kalangan warga, terutama para pelajar di Pagaralam begitu memprihatinkan. Hal ini membuat pihak kepolisian mesti bekerja keras dan berulang-ulang memberikan peringatan.

Pantauan di lapangan, Jumat (18/10), sejumlah pelajar saat hendak menuju sekolah maupun pulang sekolah dengan menggunakan angkutan pedesaan (Angdes), lebih memilih duduk di atas atap angkutan (Bak Keranjang-red) dengan tidak memperdulihkan lagi resiko yang bakal dihadapi. Namun, aksi para pelajar yang sangat membahayakan itu sudah dianggap suatu hal biasa saja.

Selain banyaknya para pelajar yang duduk di atas atap dan bergelantungan, termasuk pula aksi pelajar yang kebut-kebutan mengendarai motor tanpa mengenakan perlengkapan seperti helm, spion dan knalpot racing. Mayoritas para pelajar itu masih mengenakan seragam sekolah dan  terlihat pula beberapa motor dinas dikendarai anak-anak di bawah umur.

“Memang lebih enak duduk di atas atap kak, karena bisa lebih leluasa melihat-lihat pemandangan sekitar,”  ujar Delta, Pelajar SMK Sukacinta, Kecamatan Dempo Selatan, kemarin.

Meski begitu, aksi itu bukan hanya pelajar pria saja, tetapi termasuk pelajar wanita pun terlihat menikmati duduk di atas atap. Salah satunya Diana,  pelajar SMA di kawasan Simpang Bacang, Kecamatan Dempo Tengah  ini mengaku sudah beberapa kali duduk di atas atap. Ia mengatakan, dikala angkutan yang ditumpangi sudah penuh, terpaksa duduk diatas atap. “Bila angkutan penuh, ya terpaksa naik ke atas atap,” akunya.

Sementara itu, Kapolresta Pagaralam AKBP Saud P Siagian melalui Kasatlantas AKP Herry Widodo mengatakan, perilaku para pelajar seperti menantang bahaya itu sudah sering diperingatkan. Bahkan sopir angkutan yang membawa penumpang pelajar juga kerap diperingatkan.

“Sejauh ini, para pengemudi yang mengangkut pelajar kerap kali kita peringatkan bahkan kita tindak. Namun sepertinya mereka masih tetap bandel,” ujar Herry.

Lebih lanjut ia menegaskan, memang belum ada razia dan penertiban khusus untuk para pelajar. Namun, ke depannya pihaknya akan segera mengintensifkan penertiban di jalan raya.

“Kedepan, penertiban di jalan raya bukan hanya untuk pelajar saja, tetapi termasuk pula masyarakat umum agar ketertiban lalu lintas di Pagaralam lebih tertata,” tegasnya.

Teks : Antoni Stefen

Editor : Junaedi Abdillah




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *