Atribut Caleg Masih Bertebaran

Ilst. | Antarafoto.com

Ilst. | Antarafoto.com

PALEMBANG, KS-Walau pun Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 15 tahun 2013 sudah berlaku 27 September lalu, namun pembagian zona kampanye dan pembatasan pemasangan atribut kampanye belum juga efektif berlaku di Palembang.

Buktinya pantauan Kabar Sumatera, Jumat (18/10), masih banyak atribut sosialisasi baik milik calon anggota legislatif (caleg) maupun calon anggota DPD, bertebaran terpasang di hampir semua sudut kota terutama perkampungan.

Di Jalan Letnan Simanjuntak, Kelurahan Pahlawan, Palembang misalnya, sejumlah atribut baik milik caleg maupun calon anggota DPD seperti spanduk, dan baleho terpasang di beberapa tempat. Begitu juga di Jalan Angkatan 45, bilboard yang menampilkan salah satu caleg dari salah satu partai peserta pemilu terpasang di sudut jalan.

Komisioner KPU Kota Palembang, Wastu Widya, tak memungkiri itu. Ia menyebut, KPU masih berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (pemkot) Palembang untuk penetapan zona kampanye tersebut. “Kami akan berkoordinasi lagi, dengan pemkot untuk menetapkan zona pemasangan alat kampanye itu,” kata Wastu yang dibincangi di ruang kerjanya,  kemarin.

Wastu menyebut, KPU sudah menerima  laporan dari 16 kecamatan di Kota Palembang mengenai titik-titik zona kampanye untuk pemilu legislatif (pileg) 2014 tersebut. Namun sebelum ditetapkan,  akan di koordinasikan dengan pemkot agar titik-titik zona kampanye itu tidak melanggar peraturan daerah (perda).

“Kita akan lihat perda maupun peraturan wali kota (perwali), apakah titik-titik zona kampanye itu masuk kawasan yang boleh dipasang alat peraga atau tidak. Rencananya Senin (21/10),  kami akan ke pemkot untuk koordinasi mengenai zona kampanye tersebut,” ucapnya.

Ia mengatakan, kalau zona pemasangan alat kampanye itu sudah ditetapkan baru mereka akan menyampaikannya ke partai politik (parpol) peserta pemilu 2014 mendatang. Ia menuturkan, dari data yang mereka terima, dari 16 kecamatan dan 107 kelurahan di Kota Palembang ada kelurahan yang tidak memiliki zona kampanye.

Untuk zona kampanye ini, diupayakan di suatu tempat sehingga nantinya spanduk-spanduk yang dipasang fokus di satu tempat. “Jika sudah selesai, maka disampaikan ke parpol. Kemungkinan Selasa (22/10), sudah rampung,” ujarnya.

Ia yakin, lambannya penetapan zona kampanye ini tidak merugikan parpol maupun caleg, sebab masa sosialisasi pileg terbilang panjang yakni sampai April 2014. “Artinya, caleg maupun parpol  punya banyak kesempatan untuk melakukan sosialisasi,” ungkapnya

Sebelumnya, komisioner KPU Sumsel Divisi Sosialisasi, Ong Berlian menyebut , baru dua daerah saja yang sudah melaporkan pembagian zona tersebut ke KPU Sumsel. Kedua daerah itu yakni KPU Lubuk Linggau dan KPU Musi Banyuasin (Muba).

Sementara KPU kabupaten dan kota lain jelas Ong, belum melaporkan pembagian zona kampanye tersebut. “Karenanya kita mendesak, KPU kabupaten dan kota di Sumsel segera melaporkan pembagian zona kampanye di wilayah mereka ke KPU Sumsel secepatnya,” tukasnya.

Teks     : Dicky Wahyudi

Editor  : Imron Supriyadi

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *