120 Titik Jalan Masih Rusak

Ilst. Jalan Rusak | Dok KS

Ilst. Jalan Rusak | Dok KS

PALEMBANG, KS-Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, sudah mencanangkan tidak ada lagi jalan di kota empek-empek ini yang rusak sejak beberapa tahun lalu. Tahun ini, menjadi target pemkot untuk menuntaskan program yang disebut zero hole tersebut.

Namun, di penghujung 2013 ternyata masih cukup banyak jalan di metropolis yang rusak. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga (BM) dan Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Kota Palembang, menyebut mereka masih mempunyai pekerjaan rumah (PR) untuk menuntaskan perbaikan jalan di Palembang.

Kepala Dinas PU BM dan PSDA Kota Palembang, Dharma Budhi mengaku, setidaknya masih ada sekitar 120 titik jalan lagi di Palembang yang rusak dan harus diperbaiki. 120 titik jalan di maksud diantaranya di Jalan Sukabangun II, Urip Sumoharjo, Bambang Utoyo, Jalan PDAM dan beberapa ruas jalan lain yang tersebar di 16 kecamatan di Kota Palembang.

“Perbaikannya, yang kita lakukan saat ini merupakan lanjutan dari pekerjaan yang sudah di anggarkan di anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Palembang 2013. Pada anggaran belanja tambahan (ABT), hanya dianggarkan Rp50 miliar,” kata Budhi yang dibincangi, Jumat (18/10).

“Memang di ABT, dana yang dianggarkan tidak terlalu besar. Sebab sifatnya, kita hanya melanjutkan pekerjaan di APBD induk,” sambungnya.

Namun tahun depan, Dinas PU BM dan PSDA ternyata kembali mengajukan anggaran untuk perbaikan jalan padahal target penyelesaian zero hole tuntas tahun ini. Nilainya sebut Budhi, Rp165 miliar.

Tetapi kata dia, dana itu bukan hanya untuk perbaikan jalan saja. “Rp165 miliar, kita usulkan masuk di APBD Kota Palembang 2014. Itu selain itu perbaikan jalan, juga untuk normalisasi drainase serta penambahan pompanisasi untuk antisipasi banjir,” ucapnya.

Dengan pengajuan anggaran tersebut, artinya zero hole yang ditargetkan tuntas 2013 tak tercapai. Padahal sejak 2009 lalu, sudah dianggarkan dana Rp50 miliar. Kemudian di APBD 2013 dianggaran Rp100 miliar

Namun Budhy beralasan, masih ada jalan di rekonstruksi dikarenakan pemeliharaannya tidak efektif. Jalan di rekonstruksi itu, ada di tiga lokasi yakni Tegal Binangun sepanjang dua kilomenter, kemudian di depan kantor Camat Alang-Alang Lebar (ALL) serta Sako Baru Kenten sepanjang satu kilometer.  “Totalnya dibutuhkan dana sekitar Rp9 miliar, rinciannya di Tegal Binangun Rp5 miliar, Sako Baru Kenten dan AAL masing-masing Rp2 miliar,” bebernya.

Bagaimana dengan bantuan Pemprov Sumsel ?, Budhi mengaku sebelumnya mereka sudah mengajukan bantuan anggaran Rp50 miliar. Dana itu rencananya, untuk mengurangi genangan air di Jalan R Soekamto dan Kol H Barlian dan di depan kantor Gubernur Sumsel. “Namun sampai saat ini, belum ada tanggapan dari pemprov,” tegasnya.

Sebelumnya sebagai informasi, Kepala Dinas PU BM Sumsel, Heri Amalindo menyebut, pemprov menganggarkan dana Rp25 miliar untuk perbaikan jalan di Palembang. “Dana itu, akan dimanfaatkan untuk memperbaiki jalan yang rusak di Palembang. Setidaknya, ada lima jalan dalam kota yang akan kita perbaiki. Kita sudah berkoordinasi dengan Dinas PU BM dan PSDA Kota Palembang, untuk pendataan jalan rusak,” kata Heri.

Kelima jalan yang dimaksud adalah Jalan Tanjung Api-Api (TAA), By Pass Terminal Alang Alang Lebar (AAL), Jalan Tegal Binangun,  Jalan Sukabangun, dan Jalan Angkatan 66.  Total jalan yang diperbaiki sepanjang 30 kilometer.

“Jalan By Pass Terminal AAL dan Jalan TAA, sebenarnya sampai saat ini tidak jelas menjadi tanggungjawab siapa untuk pemeliharaanya.  Walaupun begitu,  kita tidak lepas tangan untuk memperbaikinya apalagi sekitar 20 persen sudah rusak,” tukasnya.

Teks     : Alam Trie Putra

Editor  : Dicky Wahyudi




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *