Teknologi Pertanian Hambat Kedaulatan Pangan

Ilst. Hand Traktor

Ilst. Hand Traktor

PALEMBANG, KS-Potensi sumber daya alam (SDA) dengan lahan yang luas di nusantara, nyatanya tak mampu menjadikan Indonesia mencapai kedaulatan pangan. Bahkan sejumlah kebutuhan pangan pokok seperti gandum, jagung dan kedelei masih harus impor dari luar negeri.

Hal ini diungkapkan Ketua Umum Ikatan Alumni Fakultas Pertanian Unsri (Ikaperta), Dr Dedi Saleh, usai pembukaan Seminar Nasional Holtikultura dan Pameran Iptek Produk Pertanian 2013 dalam rangka Ulang Tahun Emas ke- 50 Fakultas Pertanian (FP) Unsri di halaman DPRD Sumsel, Kamis (17/10).

“Kita belum mencapai kedaulatan pangan, karena masih minimnya teknologi pertanian. orientasi pertanian Indonesia hanya pada ketahanan pangan, dalam artian ketersedian bahan pangan meskipun impor, yang penting ada,” kata Dedi.

Karenanya kedepan jelas Dedi, orientasi pertanian harus dirubah menjadi kedaulatan pangan. Sehingga jika terjadi gesekan politik luar negeri, Indonesia tidak bingung untuk menutupi kebutuhan pangan dalam negeri, karena sudah berdaulat secara pangan baik teknis maupun pemasaran.

Sementara itu  Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel, Eddy Yusuf mengatakan, kendala utama pertanian di Indonesia, karena sumber daya manusia (SDM) yang malas bertanam dan orientasinya hanya uang. “Jangan bicara ekspor, untuk kebutuhan lokal saja susah,” kata Eddy.

Menurutnya, pemerintah daerah harus turun langsung mengawasi pertanian di daerahnya, memastikan penggerak pertanian bekerja dan jangan hanya sekedar mengucurkan dana saja. “Infrastruktur juga harus diperhatikan, karena jarak tempuh mempengaruhi biaya transportasi dan kualitas hasil tanaman,”ucapnya.

Sementara itu, Seminar Nasional Holtikultura dan Pameran Iptek Produk Pertanian 2013 dalam rangka Ulang Tahun Emas ke- 50 Fakultas Pertanian (FP) Unsri, Syaiful Islam menambahkan pameran dan seminar tersebut adalah bagian dari kontribusi alumni FP Unsri untuk pengembangan pertanian di Sumsel.

“Kita buka 35 stand dari pasar tani dan penggiat tanaman di Sumsel. Pada acara ini juga, kami akan mengadakan musyawarah besar Ikaparta sekaligus memilih ketua yang baru,”  tukasnya.

Teks     : Dicky Wahyudi
Editor  : Imron Supriyadi




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *