PNS Yang Meminta Uang Akan Saya Keluarkan !

Pejabat Bupati PALI -  Ir H Heri Amalindo MM

Pejabat Bupati PALI – Ir H Heri Amalindo MM

PALI | KS-Beredarnya isu pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PALI yang diduga meminta sejumlah uang dari para Tenaga Kerja Sukarela (TKS) ternyata telah sampai di telinga Penjabat Bupati PALI, Ir H Heri Amalindo MM. Mendengar kabar buruk tentang anak buahnya, Heri langsung memberikan pernyataan keras.

Kepada Kabar Sumatera (KS) di Talang Ubi, Kamis (17/10), Heri menyatakan dirinya tidak akan segan-segan mengeluarkan pejabat yang berbuat seperti itu, bila terbukti menerima uang dari TKS. “Kalau ada  pejabat atau PNS yang melakukan itu, akan saya keluarkan dari Bumi PALI,” tegasnya.

Untuk itu, Heri mengimbau kepada seluruh TKS yang saat ini bertugas di Pemkab PALI agar melaporkan kepada dirinya secara pribadi, jika ada TKS yang sudah memberikan uang kepada oknum PNS untuk menggolkan jadi PNS.  “Siapa saja TKS yang sudah memberikan uang kepada oknum PNS atau pejabat, ayo silakan datang ke saya. Rumah saya terbuka 24 jam. Tunjukkan kepada siapa memberikan uang itu,”tambahnya.

Keberadaan TKS ini, menurut Heri, semata-mata untuk membantu kegiatan di Pemkab PALI dan dinas-dinasnya yang jumlahnya juga tidak banyak. “Sekitar 5-6 TKS setiap dinasnya. Itupun disesuaikan dengan kebutuhan teknis masing-masing dinas,” ujarnya.

Heri mengakui, saat ini dinas-dinas dan instansi yang ada di Kabupaten PALI masih kekurangan pegawai. Sementara tugas yang ada harus diselesaikan dengan segera. Untuk menyelesaikan tugas-tugas itulah pihaknya merekrut tenaga melalui TKS. “Kebutuhannya semata-mata untuk memaksimalkan pelayanan masyarakat. Karena itu kita lakukan rekrutmen TKS ini,” jelasnya.

Namun bila ditemukan ada oknum pejabat yang mencoba menangguk keuntungan dari proses rekrutmen ini. Pihaknya tidak akan segan melakukan tindakan. “Kabupaten PALI ini dibentuk dengan niat mulia. Untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kalau belum apa-apa sudah dimulai dengan cara kotor, maaf saja, kita akan tegas,” tambah Heri.

Seperti diberitakan sebelumnya, beredar isu ditengah masyarakat, untuk diangkat menjadi TKS di Pemkab PALI, warga menyetorkan sejumlah uang kepada beberapa pejabat. Jumlahnya bervariasi antara Rp3 juta sampai Rp6 juta.

TEKS / FOTO : INDRA SETIA HARIS

EDITOR : IMRON SUPIRYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *