Masih Belia, Kota Prabumulih Sudah Menunjukkan Jati Diri

Photo bersama Wakil Walikota Ardiansyah Fikri, SH, Asisten I Mukti Sulaiman, Sekda H. A. Sobri, SH, Ketua dan Wakil-wakil Ketua

Photo bersama Wakil Walikota Ardiansyah Fikri, SH, Asisten I Mukti Sulaiman, Sekda H. A. Sobri, SH, Ketua dan Wakil-wakil Ketua

Prabumulih, KS-Hari ini (Kamis -red), Kota Prabumulih genap berusia 12 tahun. Usia yang masih sangat belia pasca mekar dengan Kabupaten Muara Enim pada tahun 2001 silam.

Meski usianya masih terbilang belia, namun Kota Prabumulih sudah menunjukkan jati diri dalam membangun daerahnya. Hal itu dibuktikan dengan sudah meratanya pembangunan infrastruktur seperti jalan yang sudah menghubungkan satu daerah dengan daerah lain yang ada di Kota Prabumulih.

Sebuah prestasi yang cukup membanggakan bagi Kota Prabumulih dalam mengisi pembangunan.

Pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT), Kota Prabumulih ke-12, pada tahun 2013 ini diselenggarakan dengan sederhana di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kota Prabumulih.

Meski terbilang sederhana, namun HUT Kota Prabumulih di sambut antusias dari berbagai kalangan masyarakat.

HUT Kota Prabumulih dihadiri oleh Wakil Walikota Prabumulih Wakil Walikota Ardiansyah Fikri, SH, seluruh Kepala SKPD, Kepala Badan, Kepala Bagian, seluruh Camat se Kota Prabumulih, para sesepuh kota Prabumulih, Tokoh Agama, Tokoh Adat dan tamu undangan lainnya. Selain itu, hadir juga utusan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov), Sumatera Selatan (Sumsel), yakni Asisten Bidang Pemerintahan, Mukti Sulaiman mewakili  Gubernur Sumsel, Alex Noerdin.

Dalam sidang paripurna DPRD Kota Prabumulih, Ketua DPRD Dipe Anom mengatakan, dengan bertambahnya usia Kota Prabumulih, diharapkan agar pembangunan meningkat.

“Sangat berterima kasih dengan dibangunnya infrastruktur terutama akses jalan-jalan yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda), H. A. Sobri, SH dalam pidatonya membacakan riwayat singkat Kota Prabumulih, mulai dari cikal bakal berdirinya daerah Prabumulih.

“Memang berada didaerah Rambang yang mana daerah tersebut Tanjung rambang, Karang Raja, Tanjung Raman dan Muara Dua serta Dusun Prabumulih serta pendirian Prabumulih hingga menjadi kota Prabumulih yang otonom setelah lepas dari Kabupaten Muaraenim,” tuturnya.

Wakil Walikota Ardiansyah Fikri, SH, dalam pidatonya mengatakan bahwa prestasi yang telah di raih oleh masyarakat Prabumulih dalam 12 tahun ini sangat membanggakan karena selalu mengangkat nama kota Prabumulih baik tingkat Provinsi maupun dalan tingkat Nasional. “Ini terlihat dari banyaknya penghargaan yang di dapat setiap tahunnya,” singkatnya.

Sementara itu, Gubernur Sumsel, Alex Noerdin yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan, Mukti Sulaiman menambahkan, dengan usia yang ke 12 ini,  pembangunan di Kota Prabumulih dinilai sangat pesat.

“Sekarang ini pembangunan Kota Prabumulih sudah sangat baik dan upaya untuk peningkatan dan kesejahteraan perlu ditingkatkan. Diperlukan orang-orang yang profesional serta perlu dibutakan ruang terbuka khusus untuk kepentingan masyarakat karena sekarang ini ruang terbuka khusus sudah sangat sedikit,” ucapnya.

Saat ini, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), Kota Prabumulih sebesar Rp 650 Milyar. Kota Prabumulih memiliki luas + 45.000 Ha. “Diharapkan, pembangunan perekonomian masyarakat dapat dikembangkan agar masyarakat dapat menikmati pembangunan yang seperti diharapkan,” pungkasnya. ( ADV )




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *