Baru 2 Daerah Laporkan Pembagian Zona

kpu

PALEMBANG, KS-Hampir semua komisi pemilihan umum (KPU) kabupaten dan kota di Sumatera Selatan (Sumsel), telah menyelesaikan pembagian zona kampanye untuk pemilihan umum (pemilu) legislatif  2014 mendatang.

Sayangnya kata komisioner KPU Sumsel Divisi Sosialisasi, Ong Berlian, baru dua daerah saja yang sudah melaporkan pembagian zona tersebut ke KPU Sumsel. Kedua daerah itu yakni KPU Lubuk Linggau dan KPU Musi Banyuasin (Muba).

Sementara KPU kabupaten dan kota lain jelas Ong, belum melaporkan pembagian zona kampanye tersebut. “Karenanya kita mendesak, KPU kabupaten dan kota di Sumsel segera melaporkan pembagian zona kampanye di wilayah mereka ke KPU Sumsel secepatnya,” kata Ong ketika dibincangi di ruang kerjanya, Kamis (17/10).

Ia menyebut, KPU Sumsel berkepentingan dengan pembagian zona kampanye di kabupaten dan kota tersebut. Sebab KPU Sumsel bebernya, perlu mensosialisasikan itu kepada partai politik (parpol) peserta pemilu dan pihak lain yang terkait dengan pelaksanaan pemilu tersebut.

Ong menjelaskan, pembagian zona kampanye bagi partai politik dan calon anggota legislatif, serta calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) pada pemilu mendatang diberlakukan dengan dasar hukum Peraturan KPU (PKPU) Nomor 15 tahun 2013.

Dalam aturan itu tegas Ong, diatur pembatasan pemasangan alat peraga bagi partai politik maupuan calon caleg  pada pemilu nanti berdasarkan batasan wilayah daerah pemilihan (dapil).

”Selain itu pengaturan tentang, pemasangan baliho (billboard) yang hanya diperkenankan bagi partai politik dan DPD. Sementara, caleg hanya boleh memasang spanduk, dengan ukuran 1,5 x 7 meter. Lebih dari itu artinya melanggar,” ucapnya.

Terkait, jadwal penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) tingkat provinsi Sumsel, oleh KPU Sumsel, Ong menambahkan, pihaknya baru akan menghimpun seluruh data DPT dari tingkat kabupaten/kota di Sumsel, hari ini, Jumat (18/10).  Sementara, besok, Sabtu (19/10) baru KPU Sumsel, akan melakukan penetapan DPT pemilu 2014 untuk tingkat provinsi Sumsel, di Hotel Budi, Palembang.

Mengenai, tudingan Badan pegawas pemilu (Bawaslu) Sumsel terkait penggunaan DPT pemilukada Sumsel 6 Juni silam untuk DPT pemilu legislatif  2014, Ong membantahnya. “KPU kabupaten dan kota  hanya menyandingkan data DPT pemilukada Sumsel lalu, dengan DP4 dari Kemendagri. Selanjutnya DP4 itulah, yang menjadi dasar penetapan DPT kabupaten/kota,” ujarnya.

Sementara itu komisioner KPU Sumsel Divisi Teknis Penyelenggara, Herlambang, menambahkan menjelang penetapan DPT Sumsel, hingga masa perpanjangan 19-20 Oktober, pihanya memastikan rekapitulasi DPT pemilu di tingkat kabupaten/kota di Sumsel rampung seluruhnya.

“Jumlah perubahanan dari DP4 Sumsel, sebesar 6,1 juta yang diserahkan Kemendagri.  Setelah dilakukan penyisiran dan perbaikan oleh masing-masing KPU kabupaten/kota di Sumsel, diperkirakan mengalami pengurangan, hingga menjadi sebesar 5,6 juta jiwa pemilih,” tukasnya.

Teks     : Dicky Wahyudi
Editor  : Imron Supriyadi




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *