Wajib Pajak Keluhkan Lamanya Pembuatan NPWP

Ilst. Pajak

Ilst. Pajakpajak

MUARAENIM | KS-Sejumlah wajib pajak di Kabupaten Muaraenim kecewa. Pasalnya, pembuatan kartu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) yang dapat selesai satu hari ternyata harus ditunggu hingga satu sampai dua minggu.

Salah seorang warga Muaraenim, Imam Suranto, mengatakan dirinya datang ke Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP), Muaraenim untuk membuat NPWP pribadi. Namun, dirinya harus kecewa karena proses pembuataan NPWP tersebut tidak dapat diselesaikan selama satu hari. Namun, harus ditunggu antara dua hingga tiga minggu. Alasannya, sejak Agustus 2013, lalu sistem pembuatan kartu NPWP mengalami kerusakan.

“Padahal kan selama ini, kalau kita mau bikin NPWP bisa di tunggu dan selesai selama satu hari. Tapi sekarang harus menunggu lama,” tutur Imam kepada Kabar Sumatera di Muaraenim, kemarin (16/10).

Imam mengungkapkan, bila sistem pembuatan kartu NPWP telah rusak sejak Agustus lalu, seharusnya saat ini sudah selesai diperbaiki dan berfungsi kembali sebagaimana mestinya.

“Namun nyatanya sudah rusak lama sampai sekarang masih belum ada perbaikan. Hal ini, tentunya telah menghambat pelayanan kantor pajak. Padahal, wajib pajak sendiri sudah ada niat dan kesadaran untuk membuat NPWP dan memenuhi kewajibannya untuk membayar pajak,” papar Imam.

Terkait hal ini, lanjut Imam, pihaknya khawatir bila kerusakan dibiarkan terlalu lama maka akan memberikan kesempatan bagi oknum-oknum tertentu di kantor perpajakan untuk berbuat curang. Utamanya, saat akan memproses wajib pajak yang membutuhkan kartu NPWP dengan segera.

“Jangan sampai kerusakan ini, dikhawatirkan ada indikasi permainan bagi oknum-oknum tertentu,” tegas Imam.

Untuk itu, kata Imam, sebagai wajib pajak pihaknya meminta agar pihak kantor perpajakan dapat segera memperbaiki kerusakan tersebut. Sehingga, tidak menghambat pelayanan prima kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala KP2KP Kabupaten Muaraenim, Marjo, ketika ditemui Kabar Sumatera  mengakui adanya kerusakan pada sistem registrasi elektronik (e-Registration) dalam proses pembuatan kartu NPWP. Hal ini, sesuai dengan surat pemberitahuan dari Kantor Wilayah (Kanwil)  Direktorat Jenderal  Pajak (DJP) Sumatera Selatan (Sumsel)  dan Kepualauan Bangka-Belitung (Babel).

“Dari surat tersebut diketahui bahwa  sistem e-registration telah mengalami kerusakan sejak 11 September 2013,lalu.Akibatnya pembuatan NPWP secara umum tidak bisa dilakukan. Sehingga bila wajib pajak ingin NPWP dapat selesai dengan cepat (satu hari) maka harus ke kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama di Kota Prabumulih,” terang Marjo.

Menurut Marjo, pihaknya juga diberitahukan bahwa perbaikan sistem dilakukan dalam wktu yang tidak dapat di tentukan. Untuk itu, Kepala Kepala KPP diminta  agar menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menggunakan sistem registrasi elektronik terlebih dahulu.

“Pembuatan NPWP sebenarnya tidak terkendala. Namun memang wajib pajak harus menunggu lebih lama,” pungkas Marjo.

Teks : SISWANTO

Editor : Junaedi Abdillah




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *