Tingkatkan Semangat Berkurban

kurban-di-pagaralam

Foto : DOK INT

PAGARALAM, KS– Jajaran Pemerintah Kota Pagaralam mengajak segenap masyarakat tingkatkan semangat berkurban. Semua ini dilakukan sesuai dengan ajaran syariat Agama Islam.

Demikian dikemukakan  Wali Kota Pagaralam, Hj. Ida Fitriati Basjuni, di Masjid Al Akbar,  Kompleks Perkantoran Gunung Gare, jalan Laskar Wanita Mintarjo, Senin (15/10).

“Ibadah kurban itu mengingatkan kita kepada sejarah Nabi Ibrahim AS, dimana seorang Nabi mampu mengikhlaskan bila anaknya Nabi Ismail AS untuk disembelih sesuai dengan perintah Allah SWT melalui petunjuk mimpinya. Sementara kedua Nabi AS ini dengan hati yang ikhlas menerima perintah itu dan keduanya diridhoi  Allah SWT dan digantikan dengan seekor kambing,” kata Ida.

Melalui ringkasan sejarah itu, kata Ida, perlu ditauladani oleh umat Islam di Pagaralam. Mengingat betapa semangatnya jiwa berqurban Nabi Ibrahim AS dan anaknya Nabi Ismail AS hanya semata-mata untuk mentaati perintah Allah SWT. Hal  itu perlu diteladani bagi umat Islam generasi akhir zaman kini, terlebih lagi adanya budaya yang sedikit bergeser dengan tujuan utama di hari raya Idul Adha.

“Jangan sampai budaya yang menggeserkan tujuan utama hari raya berqurban itu menggerogoti semangat umat Islam untuk berqurban. Misalnya berlebih-lebihan dalam berpakaian, menyimpan harta dan sebagainya. Untuk itu, alangkah baiknya bila memiliki harta yang bercukupan bahkan berlebihan, dibelikan hewan sapi ataupun kambing yang semata-mata untuk melaksanakan perintah Allah SWT,” ujarnya.

Sementara suasana menjelang sholat Ied Idul Adha disejumlah masjid yang ada di Pagaralam menggelar takbiran bersama, seperti di Masjid Raya Kota Pagaralam disesaki ribuan umat muslim yang hendak melaksanakan sholat Ied Idul Adha 1434 H.

“Ribuan umat muslim melakukan sholat Ied bersama di pelataran Masjid Raya Kota Pagaralam. Kemudian dilanjutkan pelaksanaan pemotongan hewan kurban sebanyak 26 ekor sapi,” kata Ketua Panitia, Yusril St Bagindo melalui Panitia Pelaksana Asrizal Filly didampingi anggota M Kusono Buchori, kemarin.

Menurut Asrizal, pelaksanaan kurban ini sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini daging hewan kurban lebih diperbanyak disebar ke masyarakat yang membutuhkan. Hal itu dilakukan agar limpahan rezeki ini dapat dirasakan secara merata, segenap masyarakat terutama yang kurang mampu.

“Semua ini kita lakukan lebih diperuntukkan bagi masyarakat yang kurang mampu. Alhamdulillah pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik dan lancar,” singkatnya.

Antusias masyarakat yang melaksanakan ibadah kurban tahun ini, sambung M Kusono Buchori, begitu baik dengan adanya peningkatan jumlah hewan kurban sebanyak 26 ekor sapi, sedangkan tahun lalu hanya 24 ekor. Meski begitu, pelaksanaan kurban di tiap-tiap daerah menandahkan ekonomi daerah sudah berjalan baik, termasuk pemahaman agama masyarakat jauh lebih baik lagi.

“Yang paling terpenting, niatkan ibadah ini semata-mata karena Allah SWT, agar semua petunjuk dan harapan  yang diberikan kepada kita semua mendapatkan ridhonya,” kata pria yang akrab dipanggil Abah ini.

 

Teks : Antoni Stefen

Editor : Junaedi abdillah




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *