Sanksi Tegas untuk PNS yang Bolos

pns

pnsPALEMBANG, KS-Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, akan memberikan sanksi tegas bagi pegawai negeri sipil (PNS) dilingkungan pemkot yang bolos usai cuti bersama Idul Adha 1434 hijiriyah. Usai cuti bersama tersebut menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Ucok Hidayat, tidak ada alasan bagi PNS untuk tidak lagi masuk kerja.

“Cuti bersama dimulai Senin (14/10) atau sehari menjelang Idul Adha, dan Rabu (16/10), semua pegawai wajib kembali bekerja. Tidak ada dispensasi, untuk melanjutkan libur,” ungkap Ucok, kemarin.

Menurut Ucok, kebijakan cuti bersama dilakukan secara nasional. Dengan demikian, semua pegawai diberi kesempatan yang sama. Sehari setelah perayaan Idul Adha, semua pegawai wajib kembali kerja seperti semula.

“Untuk memastikan PNS di lingkungan emkot tidak membolos, maka akan dilakukan inspeksi mendadak (sidak) pada sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan bagian-bagian di sekretariat daerah,”tegasnya.

Ucok menyebutkan, jika ditemukan PNS yang membolos tanpa alasan yang jelas atau tidak dilengkapi izin dari kepala SKPD yang bersangkutan maka akan dikenakan sanksi. “Disiplin bekerja menjadi salah satu modal untuk memberikan pelayanan optimal, kepada masyarakat. Karena sesungguhnya, PNS merupakan abdi masyarakat sehingga wajib bertanggung jawab terhadap pekerjaan,”ucapnya.

Libur lebaran haji ini sambung Ucok, hendaknya diisi dengan meningkatkan silaturahmi antar keluarga dan masyarakat. “Selain itu, berkurban bagi yang mampu juga hendaklah dilaksanakan dalam merayakan Idul Adha,”tukasnya.

PALEMBANG, KS-Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, akan memberikan sanksi tegas bagi pegawai negeri sipil (PNS) dilingkungan pemkot yang bolos usai cuti bersama Idul Adha 1434 hijiriyah. Usai cuti bersama tersebut menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Ucok Hidayat, tidak ada alasan bagi PNS untuk tidak lagi masuk kerja.

“Cuti bersama dimulai Senin (14/10) atau sehari menjelang Idul Adha, dan Rabu (16/10), semua pegawai wajib kembali bekerja. Tidak ada dispensasi, untuk melanjutkan libur,” ungkap Ucok, kemarin.

Menurut Ucok, kebijakan cuti bersama dilakukan secara nasional. Dengan demikian, semua pegawai diberi kesempatan yang sama. Sehari setelah perayaan Idul Adha, semua pegawai wajib kembali kerja seperti semula.

“Untuk memastikan PNS di lingkungan emkot tidak membolos, maka akan dilakukan inspeksi mendadak (sidak) pada sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan bagian-bagian di sekretariat daerah,”tegasnya.

Ucok menyebutkan, jika ditemukan PNS yang membolos tanpa alasan yang jelas atau tidak dilengkapi izin dari kepala SKPD yang bersangkutan maka akan dikenakan sanksi. “Disiplin bekerja menjadi salah satu modal untuk memberikan pelayanan optimal, kepada masyarakat. Karena sesungguhnya, PNS merupakan abdi masyarakat sehingga wajib bertanggung jawab terhadap pekerjaan,”ucapnya.

Libur lebaran haji ini sambung Ucok, hendaknya diisi dengan meningkatkan silaturahmi antar keluarga dan masyarakat. “Selain itu, berkurban bagi yang mampu juga hendaklah dilaksanakan dalam merayakan Idul Adha,”tukasnya.

Teks     : Alam Trie Putra
Editor  : Dicky Wahyudi




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *