Pejabat Diingatkan Rela Berkorban

BANYUASIN KS –  Perayaan hari raya Idul Adha merupakan momentum atau kesempatan bagi seorang Muslim mendekatkan diri kepada Allah SWT untuk menggapai ridho illahi  , dan menyempurnakan ketakwaan kepada Allah SWT.

Demikian diungkapkan Khotib DRS H A Zainuri M saat memberikan ceramahnya di Masjid Agung Al Amir Pangkalan Balai.

Dihadapan ribuan jamaah, Zainuri mengatakan, umat Islam harus memahami tujuan dan substansi Idul Adha agar tidak terjebak pada momentum ritual tahunan belaka.

Ia mengatakan, bagi para orang tua, Idul Adha adalah momentum untuk kembali membangun komunikasi secara vertikal dan horizontal, atau komunikasi antara manusia dengan Allah SWT, manusia dengan manusia dan manusia dengan alam serta lingkungannya.

“ Hikmah Idul Adha adalah agar orang mau berpikir dan merenungkan tentang bagaimana kuatnya godaan harta terhadap keimanan dan kecintaan kepada Allah SWT. Ketika godaan itu semakin kuat, orang hanya dapat berharap pada nurani yang selalu membisikkan agar tidak terpengaruh. Karena itu tindakan mawas diri dan introspeksi diri dan semangat berkurban bagi sesama penting dilakukan,” katanya.

Ia mengatakan Nabi Ismail dalam usianya yang masih relatif muda, rela mengurbankan nyawanya demi Allah dan kepatuhan kepada orang tuanya. “Dalam menghadapi kehidupan selayaknya meneladani kehidupan keluarga Nabi Ibrahim AS,” ucapnya.

Usai Sholat Idul Adha, umat muslim memadati prosesi penyembelihan hewan kurban. Tahun ini, Pemkab Banyuasin memotong 13 ekor sapi, Ke-13 ekor sapi tersebut berasal Bupati 1, Wakil Bupati 1, Ketua DPRD 1, Sekda 1, Dinas Pendidikan 4, Bank Sumsel 2, Bappeda 1, Kesbangpol 1, Dinas perhubungan dan komimfo 1, Kapolres

Usai melakukan sholat ied, Yan anton Ferdian langsung  melakukan  open house di rumah dinasnya di komplek perkantoran sekojo. Selain di hadiri sejumlah pejabat open house juga dihadiri pelbagai lapisan masyarakat.

Dalam kesempatan itu pula Yan Anton Ferdian menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Banyuasin. “ Atas nama pribadi dan keluarga dan atas nama pemerintah Kabupaten Banyuasin saya ucapkan mohon maaf, minal aidin walfaizin,” katanya.

 

Teks : Diding Karnadi

Editor : Junaedi Abdillah




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *