Aset Bank Syariah di Sumsel Mencapai Rp 5,8 Triliun

s

Foto : Bagus Kurniawan KS

PALEMBANG | KS – Hingga Juli 2013 bisa dikatakan Perkembangan perbankan syariah di Sumatera Selatan melaju sangat pesat. Pasalnya pertumbuhan bisnis perbankan Syariah  ini bisa mencapai 45 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sudarta Peneliti Ekonomi Kantor Bank Indonesia (BI) Wilayah VII Palembang, mengatakan pertumbuhan itu dilihat dari penambahan total Aset Bank Syariah di Sumsel yang kini sudah mencapai Rp 5,8 triliun, jauh lebih tinggi dibandingkan Juli tahun lalu yang hanya sebesar Rp 3,7 triliun.

Tidak hanya dari total aset dari lima Bank Syariah yang ada di Palembang total pembiayaan sudah mencapai Rp 4,1 Triliun, jumlah ini tumbuh 41,71 persen dibanding tahun lalu yang hanya mencapai Rp 2,9 triliun.

Ia menambahkan, untuk segmen pasarnya sendiri Bank Syariah menyasar pada kredit strategis seperti perdagadangan besar dan eceran, konstruksi dan perumahan real estate.

“Hal ini bisa terlihat kredit Konsumsi masih mendominasi penyaluran dengan total mencapai Rp 2,3 triliun,”jelasnya.

Lanjutnya, sangking tingginya penyaluran kredit di wilayah Sumsel, sampai-sampai Bank syariah mesti mendatangkan dana dari luar Sumsel hingga 21 persen untuk memenuhi permintaan penyaluran kredit yang ada.

“Total DPK Bank Syariah hanya sebesar Rp 3,4 miliar sedangkan total penyaluran pembiayaannya mencapai Rp 4,1. Jadi untuk memenuhi kekurangannya tentu dibutuhkan dana dari luar Sumsel,”Ungkapnya

Atas dasar itulah, potensi pasar perbankan syariah di Sumsel bisa dibilang sangat besar. Hal ini didukung mayoritas masyarakatnya merupakan Muslim.

Dengan perkembangan itulah tidak heran banyak perbankan syariah yang ingin melebarkan sayapnya ke Sumsel dengan membuka kantor cabang baru.

“Walau tidak sepesat bank konvensional. Kini bank syariah sudah mulai dilirik oleh nasabah,”Tutupnya.

TEKS : JADID ULUL ALBAB

EDITOR : ROMI MARADONA




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *