Alex-Ishak Dilantik di PSCC

alex-ishakl

PALEMBANG, KS-Pasangan Alex Noerdin-Ishak Mekki, dipastikan bakal dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) pada 7 November mendatang di Palembang Sport and Convention Center (PSCC).

Kepastian ini disampaikan Wakil Ketua Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Sumsel, HA Djauhari, Rabu (16/10). Menurut politisi Partai Demokrat ini, dewan sudah mengagendakan pelantikan gubernur dan wakil gubernur terpilih tersebut pada 7 November.

“Tanggal itu, sudah disepakati dalam rapat banmus bersama satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dilingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel.  Tempatnya juga sudah disepakati di PSCC,” kata Djauhari.

Djauhari menyebut, dipilihnya PSCC sebagai tempat pelantikan atas usulan pemprov. PSCC di usulkan karena lokasinya yang  lebih luas, jika dibandingkan dengan ruangan paripurna DPRD Sumsel.

Selain itu bebernya, pelaksanaan pelantikan di luar gedung dewan juga tidak menyalahi aturan.  “Penggunaan PSCC, juga tidak menambahi anggaran pelantikan yang telah ada sekitar Rp 850 juta,” ucapnya.

Siapakah yang akan melantik Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel tersebut ?, Djauhari berharap Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Gamawan Fauzi atas nama presiden yang akan langsung melantik Alex-Ishak. “Namun jika mendagri berhalangan, tentu bisa di wakilkan,” ucapnya.

Sementara itu, pelaksana tugas (Plt) Sekretaris DPRD Sumsel, Ramadhan S Basyeban mengatakan, dewan sudah menerima SK penetapan pasangan calon terpilih dari KPU Sumsel.

“SK tersebut, sudah kita terima. SK itu, akan diserahkan ke presiden melalui Mendagri, untuk diterbitkan SK pelantikan.  Setelah ada SK tersebut terbit, barulah pelantikan bisa dilakukan,” ujarnya.

Menurut Ramadhan, pelantikan sendiri akan dilakukan pada 7 November sesuai dengan masa berakhirnya jabatan gubernur dan wakil gubernur periode 2008-2013.

Sebelumnya, KPU Sumsel  resmi menetapkan pasangan Alex Noerdin-Ishak Mekki,  sebagai pemenang Pemilihan Gubenur dan Wakil Gubenur Sumsel 2013, meskipun sebelumnya sempat dibatalkan, karena adanya gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK).

Keputusan tersebut diambil, setelah KPU Sumsel menggelar Rapat pleno tertutup  yang dihadiri lima komusioner dan sekretaris di KPU Sumsel, dengan agenda penyusunan dan penyampaian rekapitulasi hasil penghitungan suara manual dan penetapan, Jumat (11/10).

“Kita sudah menerbitkan SK tentang penetapan perolehan suara sah dan penetapan pasangan gubenur dan wakil gubernur terpilih yakni SK Nomor 38/KPPS/KPU-Prov. O06/X/2013,” ungkap Ketua KPU Sumsel, Anisatul Mardiah.

Teks     : Dicky Wahyudi

Editor  : Imron Supriyadi




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *