Sarimuda Mengaku Lapor ke KPK

sarimuda-neelly

PALEMBANG, KS-Mantan calon wali kota (cawako) Palembang, Sarimuda menduga ada uang yang mengalir ke Jakarta untuk mempengaruhi putusan pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) Kota Palembang, beberapa waktu lalu.

Menurut Sarimuda, dugaan itu dikuatkan dengan adanya uang yang dibawa oknum PNS Pemkot Palembang ke Jakarta. “Ada sekitar Rp7 miliar sampai Rp8 miliar, yang dibawa ke Jakarta. Itu ketahuan petugas bandara,” jelas Sarimuda beberapa waktu lalu.

Lalu kemana uang miliaran rupiah dari Palembang yang dibawa ke Jakarta itu ?, hal inilah kata Sarimuda yang perlu diselidiki. Ia sendiri sebutnya sudah melaporkan hal itu ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK sebutnya, sudah berjanji akan menindaklanjuti laporan itu. “Mudah-mudahan dugaan suap, yang terjadi dalam pemilukada Palembang bisa terungkap. Sehingga siapa yang menang, adalah orang yang benar-benar dipilih rakyat,” ucapnya.

Sarimuda menerangkan, sudah diminta menghadap ke Jakarta untuk memberikan keterangan. Sebab jelas Sarimuda, memang pemilukada Palembang janggal dan aneh. Sarimuda juga menyebut, terus melakukan perlawanan untuk mendapatkan keadilan terhadap hasil pemilukada Palembang.

Ia kata Sarimuda, akan melakukan upaya hukum dengan melaporkan kecurangan yang dilakukan KPU Kota Palembang ke Mabes Polri karena membatalkan SK 35 yang menetapkannya sebagai pemenang pemilukada Palembang.

Selain itu sebut Sarimuda, ia sudah menggugat ke pengadilan tata usaha negara (PTUN) Jakarta, untuk membatalkan SK Mendagri tentang pelantikan pasangan Romi Herton-Harnojoyo sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang.

Teks     : Dicky Wahyudi

Editor  : Imron Supriyadi




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *