Pemprov Diminta Serius Atasi Trafficking

Ilst. human trafficking

PALEMBANG, KS -Kasus perdagangan manusia atau human trafficking masih rentan terjadi di Sumatera Selatan (Sumsel). Sepanjang tahun ini saja, berdasarkan data Women Crisis Centre (WCC), sudah ada lima korban human trafficking.

Karenanya DPRD Sumsel, mendesak Pemeritah Provinsi (pemprov) Sumsel untuk lebih serius menangani persoalan tersebut. Desakan ini disampaikan Fraksi Partai Golkar melalui juru bicaranya, Hasan Basri, kemarin.

Menurut Hasan,  pemprov dan semua pihak terkait harus benar-benar berkonsentrasi secara penuh dalam memberikan perlindungan terhadap anak dan perempuan, mengingat semakin canggihnya modus operandi kejahatan yang digunakan.

Human trafficking, masih menjadi ancaman di Sumsel. Karenanya pemprov dan pihak terkait, harus benar-benar bisa memberikan perlindungan terhadap anak dan perempuan agar tidak menjadi korban human trafficking,”desaknya.

Menanggapi ini,  Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin mengatakan dari data WCC jumlah human trafficking di Sumsel sepanjang 3 tahun terakhir lumayan tinggi yakni 19 kasus tahun 2011, 19 kasus sepanjang tahun 2012 dan 5 kasus di tahun 2013.

“Untuk mengatasi masalah ini, sekarang kita sedang mengajukan rancangan peraturan daerah (raperda) tentang perlindungan hukum terhadap anak dan perempuan korban perdagangan orang di Sumsel. Kita berharap dengan hadirnya perda ini, dapat meminimalisir jumlah korban tentang perlindungan hukum terhadap anak dan perempuan korban perdagangan orang di Sumsel di Sumsel,” ujarnya.

Menurut Alex, dalam raperda yang diusulkan terdapat langkah kongrit yang dilakukan pemerintah untuk mencegah perdagangan anak di Sumsel, antara lain dengan membangun partisipasi masyarakat melalui informasi, bimbingan, penyuluhan tentang nilai moral dan keagamaan.

“Untuk penanganan korban human trafficking, kita akan melakukan pendampingan pemeriksaan di UPPA Polda, menyediakan tempat tinggal yang layak pada Unit Trauma Centre, memulangkan korban ke daerah asal dengan melakukan kerjasama dengan pemda setempat,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Alex, pihaknya juga akan menjalin kerjasama dengan pemangku masyarakat setempat dan lainnya. Karena masalah ini tidak dapat diselesaikan sendiri oleh pemerintah, maka diperlukan kerjasama dan dukungan masyarakat.

Teks     : Dicky Wahyudi
Editor  : Imron Supriyadi




One thought on “Pemprov Diminta Serius Atasi Trafficking

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *