Pasar Malam Mulai Marak di Banyuasin

Ilst. andyasalam.wordpress.com

Ilst. andyasalam.wordpress.com

BANYUASIN|KS-Keberadaan pasar malam yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola di Desa Mainan, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin  telah banyak menyedot perhatian masyarakat Kecamatan Sembawa, satu Minggu terakhir.               

 

Kendati  banyak peminat, ternyata banyak juga masyarakat yang was-was dengan keberadaan pasar malan ini. Pasalnya,  pasar malam kerap di lengkapi unsur permainan ketangkasan uang yang diduga berbau  judi di dalamnya. 

 

Seperti pengunjung harus mengeluarkan uang terlebih dahulu untuk mendapatkan berbagai hadiah tersebut. Dalam artian, untung- untungan.                

 

Herman (29), warga Kecamatan Sembawa, mengatakan sejauh ini pasar malam di wilayah Sembawa masih menjajakan aneka permainan  dan aneka dagangan.               

 

“Kalau permainan ketangkasan di saat baru buka belum  saya lihat, entah Minggu ini siapa, tahu sudah ada,” katanya.                

 

Lazimnya pasar malam, kata dia,  biasanya  ada permainan ketangkasan,  dari permainan itu,  Ia memperkirakan ratusan ribu lebih omset didapat biasanya gadis-gadis remaja mengawal permainan ketangkasan tersebut.               

 

“Kita tunggu saja, nantinya ada apa saja di pasar malam ini, sebab berbagai peralatan terus bertambah, itu menunjukan  semua permainan belum lengkap,”katanya. 

 

 

Sementara Camat Sembawa, Ishardin S.Sos MM melalui Kasi Trantib Kecamatan Sembawaa, Kailani SIP dikonfirmasi membenarkan adanya pasar malam di Desa Mainan.               

 

 

Kailani menjelaskan, pasar malam tersebut sudah memegang rekomendasi izin pihak Kecamatan Sembawa, namun, dalam rekomendasi itu juga ditegaskan, tidak dibenarkan melakukan kegiatan yang melanggar aturan, norma agama dan adat masyarakat.

 

 

Apabila dilanggar, secara otomatis rekomendasi tersebut gugur. Dan, untuk eksekusi dilakukan oleh pihak kepolisian.               

 

 

“Apabila masih ditemui adanya permainan ketangkasan yang diduga berbau judi, maka izin operasionalnya langsung dicabut,”tegasnya.

 

 

Teks : Diding Karnadi

 

Editor : Junaedi Abdillah

 

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *