Jelang Idul Adha, Distanhut PALI Periksa Hewan Kurban

Kadistanhut Romli Hofiah bersama Ida Maryati SP melakukan pemeriksaan kambing kurban yang dijual salah satu pedagang di Talang Ubi (11/10).

Kadistanhut Romli Hofiah bersama Ida Maryati SP melakukan pemeriksaan kambing kurban yang dijual salah satu pedagang di Talang Ubi (11/10).

PALI | KS-Pelaksanaan kurban yang dilakukan ummat Islam tinggal beberapa hari lagi. Pedagang hewan kurban pun bertebaran dimana-mana. Guna memastikan hewan yang dijual pedagang memiliki kesehatan, Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dintanhut) Kabupaten PALI, menggelar pemeriksaan terhadap hewan kaki empat tersebut.

Romli Hofiah, S.Sos Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan didampingi Kepala Bidang Peternakan dan Perikanan, Ida Maryanti SP memimpin langsung pelaksanaan pemeriksaan tersebut.

Lokasi pertama yang didatangi, pedagang hewan kurban di pertigaan terminal Talang Ubi. Satu per satu hewan itu diperiksa terutama kuku dan giginya. “Sekadar memastikan hewan kurban dikabupaten kita sudah sehat dan bebas dari penyakit,” kata Romli Holfiah disela-sela kegiatan pemeriksaan.

Selain melakukan pemeriksaan, tim dari Distanhut PALI juga memberikan penyuluhan terkait penyakit hewan terutama penyakit menular. “Kalau ditemukan hewannya mengeluarkan liur berlebihan, serta mencret harap jangan dijual terlebih dahulu. Karena bisa diindikasikan tidak sehat. Nanti kalau ditemukan yang seperti itu kami akan periksa lagi,” terang Ida Maryati, Kabid Peternakan dan Perikanan.

Menurut Ida, salah satu  penyakit yang perlu diwaspadai adalah anthrax, karena bisa menular dan mematikan. “Cirinya yaitu keluar cairan berlebihan dari mulutnya, badannya panas dan susah buang air. Sekali buang air langsung mencret. Kalau sudap parah bisa mengeluarkan darah. Kalau ada yang begitu kita harus waspada dan melapor ke kami,” jelas Ida.

Para pedagang yang diberi penjelasan seperti itu menyambut gembira sosialisasi tersebut. “Sebelumnya kami tidak tahu. Alhamdulillah pemerintah memberi penjelasan. Soalnya kami juga takut menjual hewan sakit, pelanggan kami bisa-bisa lari ke pedagang lain,” ungkap Bob sala satu pedagang.

Selain di Talang Ubi, Distanhut Kabupaten PALI juga menggelar kegiatan serupa di seluruh kecamatan. Dan disetiap kecamatan distanhut telah menunjuk petugas yang setiap hari akan berkeliling melakukan pemeriksaan. “Kita akan cek setiap hari, biar setiap ada hewan yang baru didatangkan dapat kita periksa,” tambah Ida.

Pasokan aman

Kadistanhut, Romli Holfiah juga memastikan pasokan hewan kurban di Kabupaten PALI sudah aman. “Kita sudah melakukan pendataan dan sampai saat ini pasokannya cukup,” terang Romli.

Dari kebutuhan 265 ekor sapi yang diperlukan masyarakat sudah dapat dipenuhi. “Alhamdulillah cukup. Artinya kita tidak perlu minta penambahan dari Tanjung Raja Ogan Ilir, atau daerah lainnya. Sementara kambing sampai sekarang belum ditemukan kekurangan pasokan,” jelas dia.

TEKS / FOTO : INDRA SETIA HARIS

EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *