Hapus UN SD Harga Mati

Ilst. UN | Net

Ilst. UN | Net

PALEMBANG | KS-Memasuki pendidikan Tahun Pelajaran 2013/2014 mendatang, pemerintah bersiap meniadakan Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Dasar (SD). Ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) No 32 tahun 2013 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP), maka UN) untuk SD dihapuskan.

Otomatis keputusan itu berlaku pula di provinsi ini. Di mana rencananya akan mulai diterapkan pada ajaran 2013-2014 mendatang. Sebagai gantinya, pemerintah menyelenggarakan Ujian Akhir dan penentuan kelulusan diberikan sepenuhnya kepada pemerintah daerah.

Drs Widodo MPd, Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Selatan  melalui Sekretaris, H Bonny Syafrian kepada Harian Umum Kabar Sumatera berkata, hingga kini pihaknya belum menerima informasi yang jelas terkait penghapusan UN tingkat SD/MI/SDLB. Namun begitu, apabila memang kebijakan dari pusat menghapuskan UN dan menggantikannya dengan Ujian Akhir mereka siap menjalankan.

“Kebijakan ini memang sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP). Dalam Pasal 67 ayat 2 ditentukan UN untuk satuan pendidikan jalur formal pendidikan dasar sebagaimana diatur dikecualikan untuk jenjang SD/MI/SLB dan bentuk lain yang sederajat. Jika kebijakannya dari pusat memang seperti itu, maka kami akan melaksanakan sesuai dengan instruksi pusat,” Bonny menyebutkan, Jumat (11/10) di ruang kerjanya.

Terkait hal itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) melalui Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) menitipkan 25 persen dari seluruh jumlah soal untuk diadakan saat Ujian Akhir nanti. Selebihnya soal dan pelaksanaan sepenuhnya akan dikelola daerah.

Dengan dihapusnya UN SD dan mengembalikan keputusan kelulusan ke daerah, maka hal tersebut dianggap memberikan hak lebih ke guru untuk menentukan kelulusan siswa.

“Itu tentunya juga mendorong guru untuk meningkatkan kualitasnya. Guru akan mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan kualitasnya, karena tanpa UN artinya kompetensi guru akan tercermin pada kualitas lulusan siswa yang diajarnya,” ucap Bonny.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Palembang, Ahmad Zulinto, melalui Kepala Bidang TK/SD, Bahrin SPd MM, mengaku belum mendengar mengenai informasi dihapuskannya UN jenjang SD.

“Kabar itu secara resmi akan kami terima dari Disdik Sumsel. Kemungkinan awal tahun ini kita baru akan menerima konfirmasi mengenai hal tersebut secara resmi. Jika memang UN dihapuskan kita hanya akan menuruti sesuai dengan keputusan dari pemerintah pusat,” ungkap Bahrin.

TEKS:AMINUDDIN

EDITOR:RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *