Soal Dikawal Ketat Polisi dan Pol PP

cpns

PALEMBANG, KS-Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Palembang Palembang menjamin pelaksanaan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) dari tenaga honorer katagori dua (K2), berlangsung secara transparan dan jujur.

Sebab kata Kepala BKD Kota Palembang, Kurniawan, untuk tes tertulis seleksi CPNS mulai pengadaan soal sampai dengan koreksi jawaban dilakukan oleh pemerintah pusat. “Soal sendiri, baru akan dikirim dari Jakarta pada 25 Oktober nanti,” kata Kurniawan ketika dibincangi di ruang kerjanya, Kamis (10/10).

Soal seleksi CPNS tersebut jelasnya, akan di inapkan  satu malam di kantor BKD dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP). “Dengan pengawasan ketat ini, kita menyakini tidak akan bocor,” tegasnya.

Selain pengawasan ketat sambung Kurniawan, ruangan tempat penyimpanan soal untuk seleksi CPNS ini juga akan di sterilkan. Selain itu, pada proses penerimaan, seluruh berkas soal yang diterima semuanya akan tersegel.

Sedangkan untuk pelaksanaan tes bebernya, akan dilaksanakan selama satu hari yakni pada 3 November mendatang.  “Untuk menampung 1.574 peserta ini, kami telah menyiapkan tiga sekolah. Masing-masing sekolah tersebut semuanya berada di lokasi yang cukup dekat, yakni di SMAN 1, SMAN 10, dan SMPN 18 Palembang,”ucapnya.

Nantinya ungkap Kurniawan, bagi tenaga honorer yang berasal dari tenaga pengajar untuk pelaksanaan tes tertulis akan digelar di SMAN 1 Palembang. Sementara bagi tenaga kesehatan dan teknis di tempatkan di SMAN 10 dan SMPN 18.  “Tes tersebut, meliputi dua kemampuan sekaligus. Pertama tes kemampuan dasar dan dilanjutkan dengan tes kemampuan bidang,”bebernya.

Menurut Kurniawan, BKD hanya menyiapkan tempat dan proses pengembalian soal ke pusat. Sementara untuk kuota yang diterima, pihaknya tidak mengetahui karena semuanya berdasarkan passing grade.

“Namun hingga saat ini, belum ada petunjuk atau bocoran berapa passing grade untuk Sumsel. Penentuan passing grade ini, berdasarkan kesepakatan Kemenpan, konsorsium dan pihak terkait lainnya. Bagi honorer yang ternyata tidak lolos tes dan diangkat sebagai PNS, kemungkinan masih akan digunakan oleh SKPD bersangkutan,”ujarnya seraya menerangkan bagi tenaga honorer yang tidak lulus, kemungkinan sebutnya akan tetap dipertahankan bila dinilai produktif.

Bagaimana dengan seleksi CPNS dari jalur umum ?, Kurniawan menerangkan, BKD tengah mengupayakan untuk penerimaan CPNS jalur umum untuk tahun 2014.  Namun hal itu, masih harus dikaji oleh Kemenpan.

Karena saat ini belanja pegawai di Palembang masih diatas 50 persen. “Kami masih mengupayakan untuk jalur umum, apalagi jika memang dibidang lain dibutuhkan. Paling tidak 50 persen saja belanja pegawai, kita bisa mengajukan jalur umum. Bagi K2 yang tidak diterima nanti, bisa ikuti jalur umum dengan syarat tertentu,”tukasnya.

Teks     : Alam Trie Putra

Editor  : Dicky Wahyudi




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *