Angkutan Mahasiswa tak Lagi Nyaman

Bus Kota | Antaranews.com

Bus Kota | Antaranews.com

PALEMBANG,KS-Kondisi angkutan khusus mahasiswa ke kampus Universitas Indralaya (Unsri), Indralaya,  Kabupaten Ogan Ilir (OI), sebagian besar dalam kondisi usang. Tidak hanya bagian luar bus yang rusak namun juga bagian dalam bus, seperti tempat duduk juga dinilai tidak layak lagi.

Kondisi ini membuat angkutan mahasiswa itu, tak lagi nyaman. Sejumlah mahasiswa yang dibincangi Kabar Sumatera, Kamis (10/10), mengeluhkan hal tersebut. Anton (20), misalnya. Ia menyebut angkutan umum menuju kampus Unsri di Indralaya, sedikit sekali pilihannya.

“Memang saat ini ada Transmusi dan kereta mahasiswa, namun masih belum optimal pelayanannya. Mau tidak mau, kita masih menggunakan bus mahasiswa tetapi kondisinya sudah tidak layak lagi,” keluh warga Kertapati ini.

Harusnya kata Anton, bus mahasiswa yang operasional saat ini sudah dilarang untuk beroperasi. Karena kondisinya yang tidak layak, dan tak nyaman lagi. “Sayangnya, ini belum diperhatikan pemerintah,” ucapnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang (Kabid) tTansportasi Jalan Rel, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang, Agus Supriyanto, tak memungkiri itu. Ia mengatakan, memang bus-bus mahasiswa tersebut banyak yang sudah tidak layak operasi lagi.

Dishub sendiri jelasnya,  sudah sangat sering melakukan penertiban. Namun tetap saja, banyak yang masih beroperasi. “Berdasarkan data yang kami miliki, semuanya rata-rata sudah mati kir, dan usianya sudah diatas 10 tahun semua. Tetapi karena STNK nya masih hidup jadi tetap saja mereka jalan,”jelas Agus.

Hal ini sangat disayangkan Agus, harusnya menurut dia, instansi terkait tidak lagi memberikan toleransi seperti menolak perpanjangan pembayaran pajak kendaraan itu jika masih digunakan untuk angkutan mahasiswa.  “Kami berharap kedepan,  tak hanya bus mahasiswa namun semua kendaraan umum tak layak jalan tidak ada lagi yang beroperasi,” ucapnya.

Sebagai solusinya, agar transportasi untuk mahasiswa ini berjalan normal dengan mengoptimalkan pelayanan Transmusi. PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J), sebagai badan usaha milik daerah (BUMD) yang mengelola Transmusi disarankan untuk menambah jumlah armadanya yang melayani angkutan mahasiswa ke Indralaya.

“Dengan bertambahnya bus mahasiswa ke Indralaya, hal itu akan mematikan operasional bus mahasiswa yang tidak layak beroperasi dengan sendirinya. Selain itu juga, mahasiswa yang naik, merasa lebih nyaman dan aman,”tukasnya.

Teks     : Alam Trie Putra

Editor  : Dicky Wahyudi




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *