Warga TSM Minta Kembalikan Tanah Dari Lonsum

 

Ilst. Sengketa-Tanah

Ilst. Sengketa-Tanah

MUSIRAWAS | KS – Permasalahan lahan Transmigrasi Swakarsa Mandiri (TSM) SP4 Desa Setia Marga Kecamatan Karang Dapo sampai saat ini belum selesai. Tuntutan warga trans agar pihak Pemkab Musirawas segera turun ke lapangan meninjau lokasi belum juga terlaksana, sebagaimana dikatakan perwakilan warga TSM, Alimin kepada wartawan beberapa waktu lalu bahwa lahan TSM sudah berpindah tangan kepada pihak PT Lonsum Tbk.

“Ada lahan kebun sawit yang diklaim PT Lonsum tersebut diduga telah memasuki kawasan lahan TSM yang di SK-kan Menteri Transmigrasi. Sampai saat ini kami tidak mengetahui luas dan batas izin usaha PT Lonsum. Bila memang melanggar seharusnya ditindak karena kami warga TSM tidak pernah merasa menjual lahan kami,” kata Alimin.

Menanggapi hal itu, Kepala Badan Perizinan dan Penanaman Modal (BPPM) melalui Kabid Penanaman Modal, Herman, Rabu (09/10) kemarin mengatakan izin lokasi yang diberikan kepada PT Lonsum disertai luas dan batas-batasnya.

“Dalam wilayah izin tersebut bila Lonsum membeli lahan maka bila dijadikan kebun disebut inti namun bila lahan diolah dan masih dimiliki masyarakat disebut plasma. Tetapi bila masyarakat tidak mau lonsum tidak bisa memaksa dan berapa luasan lahan didapat dalam izin lokasi itu yang dijadikan usaha.

Jadi bila benar Lonsum memiliki lahan di TSM jelas melanggar aturan sebab izin lokasi yang dikeluarkan Bupati tidak mungkin tumpang tindih dengan lahan TSM,” katanya.

Mengenai data izin lokasi dan luasan lahan,  Herman tidak bisa menunjukkan karena sudah dicari-cari tidak ada di BPPM. “Kemungkinan data itu ada di Badan Pertanahan Nasional (BPN), karena BPPM didirikan tahun 2009 sedangkan Lonsum di sana dari tahun 1995/1996,” ungkap Herman.

Teks: Faisol

Editor: Sarono P Sasmito




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *