Selangkah Tiga Pemain Bergabung

Muchendi (ass. Platih SFC)

Muchendi (ass. Platih SFC)

PALEMBANG KS-Sriwijaya FC (SFC) telah memastikan tiga pemain bertahan yang jadi buruan selangkah lagi resmi bergabung. Antara lain, Firdaus Ramadhan (Persita Tangerang), Muhammad Hamzah (Persiwa Wamena) dan satu pemain impor asal Afrika.

“Dua pemain lokal dan satu pemain asing yang kita incar kini sudah menandatangi pra kontrak. Semua persyaratan sudah hampir beres dan kita pastikan mereka akan menjadi bagian dari skuad SFC musim 2014,” demikian ungkap Muchendi Mahzarekki Asisten Manajer SFC, Rabu (9/10).

Muchendi berkata, status ketiga pemain tersebut 90 persen sudah sah bakal berlabuh ke Bumi Sriwijaya, menjadi penghuni anyar Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Palembang.

Lanjutnya, tiga pemain ini disodori pra kontrak tak lain saat kedua belah pihak mengadakan pertemuan di Malang, Minggu (6/10) lalu. Saat itu, jajaran manajemen menjalin pembicaraan terhadap ketiganya mengenai nilai kontrak hingga keseriusan bergabung.

“Tidak ada masalah. Semua berjalan lancar dan mereka setuju bergabung dengan SFC,” katanya.

Pria yang akrab disapa Bung Endi menyebutkan, diikatnya ketiga pemain ini lantaran sesuai dengan kriteria yang diinginkan timnya musim depan. Selain memiliki kualitas, ketiganya juga masih muda. Terutama untuk pemain bertahan asal Afrika yang namanya masih dirahasiakan.

Di samping berusia muda, pemain yang terakhir merumput bersama salah satu klub Liga Prancis ini memiliki postur ideal sebagai palang pintu, pandai membaca arah bola dan cukup berpengalaman untuk pemain seusianya.

“Tak berbeda jauh juga dengan Firdaus yang saat masih Persita perkembangannya terus kita pantau. Dia memiliki persyaratan yang kita inginkan, sementara Hamzah merupakan rekomendasi dari pelatih Subangkit yang sangat tahu belum bagaimana sepak terjangnya lantaran pernah satu tim saat masih menukangi Persiwa,” ujarnya.

Endi berucap, untuk pemain sisanya masih dalam tahap negosiasi. Selain ketiga pemain ini, pria berusia 26 tahun enggan memastikan sebelum yang bersangkutan benar-benar sah menjadi milik Laskar Wong Kito.

“Kita tidak ingin terburu-buru dalam melakukan perekrutan. Butuh kecermatan dan etika ketika menjalin komunikasi terhadap yang bersangkutan, terlebih jika mereka masih terikat kontrak dengan klubnya,” jelasnya.

TEKS:RINALDI SYAHRIL

EDITOR:IMRON SUPRIADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *