Pasar di Palembang Semrawut

Ilst. Suasana Di Pasar 16 Ilir Palembang

Ilst. Suasana Di Pasar 16 Ilir Palembang

PALEMBANG, KS-PD Pasar Palembang Jaya, sebagai perusahaan daerah yang ditunjuk mengelola 38 pasar tradisional di metropolis, menargetkan bisa memberikan kontribusi 40 persen untuk PAD di Palembang.

Namun sayangnya, itu tidak di dukung dengan kondisi pasar tradisional di Palembang.  Pantauan Kabar Sumatera, Rabu (9/1), kondisi pasar tradisional di Palembang masih semrawut.

Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Palembang Jaya, Apriadi Busri M CES, tidak memungkiri itu. Ia menyebut,  kebersihan pasar-pasar tradisional di kota empek-empek ini memang masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi PD Pasar.

Tak hanya kebersihan, pembenahan sejumlah fasilitas di pasar tradisional juga masih harus dilakukan agar lebih nyaman.

“Kalau kami perhatikan, pasar tradisional memang masih sangat semrawut. Mulai dari penataannya, dan ruas jalan di dalam pasar sebagai akses pengunjung pasar tidak nyaman,”kata Apriadi yang dibincangi usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Lemabang, kemarin.

Selain itu sambungnya, masih banyak kios-kios kosong karena tidak dimanfaatkan dengan baik.  Ada juga kondisinya rusak, dan tidak terpakai akibat jalur menuju ke dalam pasar sulit dan lain sebagainya.

“Ini yang menjadi problem kita, nanti akan kita tunjuk kepala pasar yang mampu membenahi pasar dengan baik. Ini akan menjadi PR kita, agar pasar di Palembang menjadi lebih nyaman,” ucapnya.

Ia menjelaskan, permasalahan yang paling mendasar di pasar tradisional di Palembang adalah soal kebersihan. Menurutnya, baik pedagang maupun pengunjung pasar masih kurang sadar untuk membuang sampah  pada tempatnya. Padahal itu sebut Apriadi, dapat memberikan kenyamanan kepada pedagang dan  pengunjung pasar itu sendiri. “Permasalahan sampah, masih menjadi keluhan warga termasuk pedagang, misalnya bau yang tidak sedap, dan lain sebagainya,”imbuhnya.

Ia juga mengatakan, PD Pasar akan mengusulkan kepada wali kota untuk mengelola halaman Pasar  Lemabang yang dulunya adalah terminal untuk angkutan umum menjadi area parkir. Sebab dibandingkan terminal itu, tak terpakai lebih baik di manfaatkan. “Kita juga memberikan kesempatan kepada pedagang, untuk menampung serta menggunakan area parkir bagi pedagang,”bebernya.

Sementara itu, Ketua Pengawas PD Pasar Palembang Jaya, Cholid menambahkan,  kondisi pasar tradisional di Palembang memang perlu dibenahi. Menurutnya, ada beberapa poin yang paling terpenting, untuk pembenahan sebutnya.

Yakni, perbaikan ruas jalan sebagai akses untuk kenyamanan pengunjung, kebersihan, kemudian sarana dan prasarana agar kenyamanan tercipta. “Saya yakin dengan beberapa poin ini, dapat merebut porsi mall atau pasar mordern setidaknya 30-40 persen,”tukasnya.

Teks     : Alam Trie Putra

Editor  : Dicky Wahyudi




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *