Pagaralam Minim Tenaga Kesehatan Hewan

Ilst. Antarafoto.com

Ilst. Antaranews.com

PAGARALAM, KS—Meskipun minim petugas kesehatan hewan  atau baru memiliki tiga tenaga dokter hewan, pelayanan dalam memonitor kesehatan hewan ternak atau peliharaan tetap berjalan. Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Kadisnakkan) Kota Pagaralam Sukman SE, MM, melalui Kepala UPTD Puskeswan Zatarna SP, Rabu (9/10) kemarin.

“Sejauh ini kita baru memiliki tiga tenaga dokter hewan, dua diantaranya PNS dan satunya lagi berstatus tenaga harian lepas (THL) yang merupakan honorer pusat,” terangnya.

Dikatakan dia, minimnya petugas kesehatan hewan ini, dinilai perlu untuk dilakukan penambahan. Setidaknya  ada satu dokter hewan yang ditugaskan untuk tiap-tiap kecamatan se-Kota Pagaralam. Namun faktanya, dari lima kecamatan yang ada di Kota Pagaralam, baru terdapat satu Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), sebagai

perpanjangan tangan dinas yang berlokasi di Selangis, Kecamatan Dempo Tengah.

Ia mencontohkan, untuk pelayanan kesehatan seperti penanggulangan penyakit rabies pada hewan yang dipelihara masyarakat, terkadang langsung terjun ke lapangan ke rumah warga. Sebagian lagi memang ada yang sengaja datang ke kantor membawa hewan peliharaannya atau ke UPTD.

Sementara hasil pendataan yang dilakukan di lapangan, tahun lalu ada sekitar 1.500 ekor hewan peliharaan divaksin rabies dan 150 ekor anjing liar terpaksa dimusnahkan pada 2011 silam. Sedangkan, hingga pengujung September 2013 ini, telah melakukan penyuntikan sekitar 950 ekor hewan rabies, seperti anjing, kucing dan kera yang dipelihara masyarakat, yang tersebar di lima kecamatan.

“Memang, sejauh ini kita tengah mengupayakan pelayanan kesehatan hewan,

terkait penyakit ternak atau peliharaan milik masyarakat,” singkatnya.

Teks : Antoni Stefen

Editor: Sarono P Sasmito




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *