Dishub Data Kendaraan Berat yang Melintas

Drs Rusman Firman - MM Kadishubkominfo Kab. PALI

Drs Rusman Firman – MM Kadishubkominfo Kab. PALI

PALI | KS-Banyaknya kendaraan yang melintasi wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) membawa persoalan tersendiri. Bukan hanya mempercepat kerusakan jalan, namun menimbulkan persoalan baru seperti pemalakan. Masyarakat juga kadangkala bereaksi atas melintasnya kendaraan tersebut yang kadangkala mengabaikan keselamatan pengendara lain.

Menyikapi hal itu, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten PALI mulai melakukan pendataan terhadap perusahaan-perusahaan yang sering menggunakan jalan di Kabupaten PALI. “Untuk langkah awal, kita akan m

elakukan pendataan terlebih dahulu. Kita ingin mengetahui jenis kendaraan dan tonase yang digunakan. Termasuk nomor polisi kendaraannya,” ujar Drs Rusman Firman MM, Kadishubkominfo Kabupaten PALI.

Pendataan ini menurut Rusman, melibatkan semua perusahaan, baik di dalam Kabupatern PALI maupun diluar PALI. “Meskipun perusahaan itu diluar PALI, kalau mereka menggunakan jalan di PALI tetap kita wajibkan mengirimkan datanya,” tambah Rusman sembari menyebutkan, perusahaan yang dimaksud meliputi perusahaan tambang minyak, seperti Pertamina, Batubara, Logging Kayu dan lain-lain.

Dengan dilakukannya pendataan ini Rusman berharap, Pemkab PALI mempunyai gambaran penggunaan jalan, sehingga dapat melakukan langkah penertiban. “Tujuannya demi kenyamanan masyarakat pengguna jalan,” terang Rusman.

Rusman menambahkan, pihaknya akan melakukan inventarisasi nomor polisi setiap kendaraan yang menggunakan jalur transportasi di Kabupaten PALI. “Kita juga akan  inventarisir nomor polisi kendaraannya. Sebab nantinya kita kan bakal punya seri nopol (nomor polisi–red) sendiri. Bila perlu kita wajibkan mereka menggunakan nomor polisi dari seri kita. Sehingga dapat menambah pendapatan daerah,” tambah mantan Kasatpol PP Kabupaten Banyuasin ini.

Namun saat ini, Rusman belum berani menjanjikan apa-apa. Karena sampai saat ini pihaknya masih melakukan pendataan. “Kita belum punya gambaran. Kan masih didata,” tukasnya.

Meskipun begitu, Rusman memberi tenggat kepada perusahaan-perusahaan sampai tanggal 1 November 2013 nanti untuk menyerahkan data angkutannya. Rusman berharap pihak perusahaan dapat memberikan informasi selengkapnya, sehingga data yang akan digunakan Pemkab PALI adalah data valid. “Supaya setiap perusahaan dapat menyumbangkan pendapatan daerah, sehingga dapat menunjang APBD kita,” pungkasnya.

TEKS / FOTO : INDRA SETIA HARIS

EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *