Dinkes OI : Kita Akan Lunasi Tunggakan Jamkesmas Pada 2014

Ilst.

Ilst.

INDRALAYA|KS-Terkait adanya tunggakan di rumah sakit yang menyebabkan adanya penolakan di RS Muhamadiyah, Palembang, Pemkab Ogan Ilir (OI), melalui Dinkes akan melunasi tunggakan Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas), semesta pada tahun anggaran APBD  induk 2014 mendatang.

Hal tersebut diungkapkan Kadinkes OI, H Kosasi MM melalui Kabid
Promyankes  Priyadi Skm, Selasa (8/10).

Menurutnya, utang Jamkesmas semesta tersebut sejak tahun anggaran 2010-2012, namun jika akan diakumulasikan hingga 2013 jumlah tunggakan bakal bertambah.

“Ya kita tahu soal itu, sebenarnya pada APBD perubahan  tahun ini akan kita
lunasi hanya saja terlambat masuk dalam anggaran, sehingga saat kita
konsultasi ke bagian keuangan dan Asisten II tunggakan tersebut akan
dibayar pada 2014 mendatang atau masuk dalam anggaran APBD induk,” kata
Priyadi

Menurutnya, keterlambatan pembayaran di rumah sakit  bukan tanpa sebab. Pasalnya banyak RS tipe C terlambat memberikan tagihan ke Dinkes OI, akibatnya saat hendak mencairkan terkendala dengan berakhirnya masa anggaran.

Misalnya, sambung Priyadi,  RSUD Kayuagung yang kerap melakukan penagihan di akhir atau awal tahun selanjutnya, padahal saat itu pihaknya hendak melakukan pembayaran susah deadline waktunya. “Akibatnya menjadi terhutang,” ujar Priyadi.

Ia menambahkan, warga OI banyak dirujuk ke RS Kayuagung karena jaraknya dekat. Namun, pihaknya juga akan meminta BPK untuk melakukan audit agar menjadi lebih jelas.

“Yang jelas, Pemkab OI pasti akan melunasinya. Kami juga tidak ingin masyarakat menjadi susah untuk berobat. Disamping itu biaya berobatkan sharing antara kabupaten dan provinsi,” ujarnya.

Disinggung soal banyaknya warga yang ditolak saat berobat ke RS Tipe
C, Priyadi menjelaskan, saat ini pihaknya mengupayakan pengobatan dan
perawatan di puskesmas yang menyediakan fasilitas rawat inap. Namun,
jika peralatannya tidak memungkinkan maka dilakukan perujukan ke RS Bari
dengan rekomendasi Dinas Kesehatan Provinsi.

“Yang jelas, kami tidak bermaksud mengabaikan kesehatan masyarakat. Secepanya akan kita atasi,” ujarnya.

Teks : Junaedi Abdillah

Editor : Imron Supriyadi




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *