BNN : Awas Bahaya Narkotika

Kepala BNN Kota pagaralam dan Kasat Narkoba Polresta melakukan penyuluhan bahaya pennyalagunaan narkotika

Kepala BNN Kota pagaralam dan Kasat Narkoba Polresta melakukan penyuluhan bahaya pennyalagunaan narkotika

PAGARALAM, KS—Badan Narkorika Nasional (BNN), Kota Pagaralam mengingatkan, bahaya narkoba saat ini sudah menjalar ke generasi muda yang sudah terpengaruh oleh dunia luar. Untuk itu, masyarakat hendaknya pro aktif menyikapi maraknya bahaya penyalagunaan narkotika saat ini.

Hal tersebut ditegaskan Kepala BNN Kota Pagaralan, Sudran Gafar S.Sos MM, saat memberikan paparan dalam kegiatan penyuluhan terhadap bahaya penyalagunaan narkotika dihadapan sejumlah peserta mulai dari tingkat RT/RW, BUMN/D, pegawai negeri sipil (PNS), MUI Kota Pagaralam, karyawan PT Tamrin Brothers serta undangan di Aula SDN 74 Model Komplek Perkantoran Gunung Gare, Selasa (8/10).

“Kegiatan ini diharapkan, penyuluhan ini dapat mempersempit maupun memerangi maraknya peredaran narkotika sekaligus mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” harapnya.

Ia mengatakan, berdasarkan UU RI Nomor 35 tahun 2009 Pasal 128, peranan orang tua berkewajiban untuk melaporkan bila ada di dalam anggota keluarga yang menjadi korban pengguna atau pecandu agar dapat melaporkan hal itu kepada pihak BNN guna mendapatkan perawatan intensif dalam bentuk rehabilitasi.

“Jangan merasa takut untuk melaporkan hal itu, karena pencegahan dalam rehabilitasi merupakan langkah penyembuhan korban penyalagunaan narkotika,” sebutnya.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polresta Pagaralam, AKP Agus Khairudin SH mengatakan, masalah narkoba harus di buka secara jeli terhadap dampak adanya pengaruh penyalagunaannya.

“Kita sebagai orang tua mesti sigap, jika didalam keluarga kita ada yang menjadi korban penyalagunaan narkotika agar dapat  memberikan laporan ke Satuan Narkoba dan BNN. Tidak perlu khawatir, karena langkah itu merupakan suatu tindakan yang dapat membimbing dan menyelamatkan korban penyalagunaan itu ke  rehabilitasi,” ujarnya.

Melalui penyampaian materi ini, ia mengajak agar masyarakat memulai untuk memperhatikan lingkungan sekitar guna mempersempit ruang gerak pelaku-pelaku penyalagunaan narkoba.

“Bila ada penguna atau pecandu, pihak keluarga  mesti melaporkan hal itu agar dapat  diarahkan ke rehabilitasi. Semua ini kita lakukan demi menyelalamatkan generasi bangsa dari bahaya penyalagunaan narkoba,” tegasnya.

Acara tersebut berlangsung pada 8-10 Nopember 2013 dan secara resmi dibuka langsung oleh Kepala BNN Kota Pagaralan, Sudran Gafar SSos MM, dengan dihadiri Kapolresta Pagaralam AKBP Saud Pangabean Sinaga diwakili Kasat Narkoba AKP Agus Khairudin SH.

Teks : Antoni Stefen

Editor : Junaedi Abdillah




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *