30 Bus Kota Dikandangkan

Bus Kota | Antaranews.com

Bus Kota | Antaranews.com

PALEMBANG, KS-Gencarnya penertiban dan razia angkutan umum yang dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang, masih belum membuat jera bus kota yang tidak layak jalan untuk beroperasi di jalan protokol di metropolis.

Buktinya, dari razia yang di pusatkan Jalan Merdeka tepatnya di depan Monumen Perjuangan Rakyat (monpera),Selasa (8/10), Dishub kota Palembang masih menemukan 30 unit bus kota  yang dianggap tidak layak jalan namun tetap nekat beroperasi.

“Ada 30 unit bus kota, tidak layak jalan kita amankan. Bus kota itu, tidak memiliki izin jalan, sehingga terpaksa kita kandangakan,”kata Kepala Dishub Kota Palembang, Masripin yang dibincangi, kemarin.

Menurutnya, hal ini telah sesuai dengan kebijakan Pemerintah Kota (pemkot) Palembang agar setiap tahun terjadi pengurangan armada bus kota yang tidak layak operasi dan tidak lagi diterbitkan izin trayek.

“Beradasarkan Perda Kota Palembang Nomor 14 tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Transportasi, maka izin operasional angkutan umun khususnya bus kota hanya sebatas 10 tahun,” tegasnya.

Dari batas waktu izin yang diberikan untuk beropesi ini, tegas Masripin, angkutan umum dinilai tidak layak jalan. ”Bisa kita lepas kembali, dengan catatan pemilik angkutan umum tersebut harus lah mengubah surat kegunaan kendaraanya. Jika sebelumnya, kendaraan menggunakan plat kuning maka akan diubah menjadi plat hitam atau mendajadi kendaraan pribadi,”bebernya.

Masripin menyanyangkan dari catatan yang dimiliki Dishib Kota Palembang, hanya 120 angkutan umum yang dinilai layak jalan, hanya saja dari operasi bus kota ini melebihi dari jumlah yang tercatat layak jalan. “Tahun ini hanya 120 unit bus kota, yang memiliki izin trayek. Namun kenyataanya di lapangan, masih ada sekitar 200 unit lebih yang masih beroprasi,”ungkapnya.

Nah untuk itu, katanya lagi pihaknya akan lebih mengintesifkan razia angkutan umum tersebut. “Penertiban ini akan terus dilakukan secara insentif. Jika ditemukan bus kota yang tak layak operasi, dan masih mengangkut penumpang langsung kita dikandangkan.” ucapnya.

Penertiban yang dilakukan tidak sebatas usia kendaraan, kelengkapan surat serta kondisi keamanan kendaraan pun tak luput dari pemeriksaan petugas.  “Untuk itu, kami juga bekerjasama dengan pihak Polresta Palembang, sehingga bila didapati kendaraan umum yang tidak memenuhi persyaratan maka akan langsung diberikan surat tilang,” imbuhnya.

“Tidak hanya bus kota, , penertiban ini juga berlaku untuk seluruh jenis kendaraan umum. Penertiban ini, sebagai upaya menciptakan rasa aman di masyarakat dalam memilih kendaraan umum sebagai sarana transportasi dan meminimalisir tindak kriminalitas di angkutan umum,” tukasnya.

Teks     : Alam Trie Putra

Editor  : Dicky Wahyudi




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *