LURAH PASAR II : Bentuk Sekolah Bola Anak Untuk Hindari Narkoba

Lurah Pasar II Hj. Emilya, S.Sos-1

Lurah Pasar II Hj. Emilya, S.Sos-1

Prabumulih, KS-Banyaknya anak-anak berusia 7-15 tahun yang kerap mengabiskan waktunya di warung internet (Warnet), membuat Lurah Pasar II, Kecamatan Prabumulih Utara, Kota Prabumulih, merasa prihatin.

Untuk itu, pihaknya akan membentuk klub sepak bola anak, agar anak-anak dapat terhindar dari kenakalan dan bahaya narkoba.

“Ya, membentuk klub sepak bola anak ialah program kerja yang kami canangkan kedepan. Ini untuk meminimalisir akan bahaya narkoba pada anak,” tutur Lurah Pasar II, Hj. Emilya, S.Sos.

Ia menambahkan, dirinya sangat terkesan dengan olah raga sepakbola dan ini akan diwujudkan dengan pembentukan klub sepakbola anak-anak (Children Soccer Club ).

“Namun sebelum membentuk klub sepakbola, kita akan berkonsultasi dengan Ketua KONI Prabumulih, Daud Rotasi, S.Sos. Kita akan minta petunjuk dan pengarahan karena tanpa dukungan dari KONI, kita mungkin akan tertatih-tatih dalam menjalankan pembentukan sekolah sepak bola,”  bebernya.

Selain program baru, sambung Emiliya, pihaknya juga akan meneruskan program yang sudah ada sebelumnya. “Kalau program baru akan dikoordinasikan dengan staff Kelurahan dan juga RT/RW yang ada di Pasar II. Tanpa ada keterlibatan dari mereka semua rencana program yang sudah dibuat akan sia-sia,” ucapnya.

Lanjutnya, program-program yang nanti akan dilaksanakan diharapkan mampu memberikan yang terbaik demi kemajuan wilayahnya. “Karena saya ini baru menjabat lurah, semuanya akan dikonsolidasikan terlebih dahulu dengan semua pihak terutama dengan para staff kelurahan. Perlu kerjasama yang baik dalam menjalankan program kerja yang akan dikerjakan,” tuturnya.

Adapun program-program kerja yang sudah ada akan diteruskan, masih katanya, yakni  Senam Lansia. “Selain itu juga kita adakan Minggu bersih. Selama ini setiap hari Jum’at memang diadakan kebersihan dan hal itu akan kita tambah di hari minggu untuk membersihkan terutama kantor Kelurahan terlebih dahulu,” ujarnya.

Sambungnya, yang lebih penting adalah pelayanan administrasi yang di nomor satukan. “Karena kita sebagai perpanjangan tangan walikota, kita harus membantu sesuai dengan motto Prabumulih yakni  prima berkwalitas,” pungkasnya.

Teks : Irsan Matondang

Editor : Junaedi Abdillah




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *