Ferry Ikon SFC

PALEMBANG KSMenyitir  pendapat manajer Robert Heri, bahwa musim depan Sriwijaya FC (SFC) ingin mencari pemain yang loyal kepada klub, tidak memandang uang semata.

SFC membuat kebijakan membuang pemain yang dianggap tidak produktif kontribusinya bagi klub terlepas a

FR12-Ferry Rotinsulu

FR12-Ferry Rotinsulu

pakah dia pemain loyal, putra daerah, ataupun dulunya memiliki kontribusi.

Paling gres adalah kiper Andi Irawan yang tidak diperpanjang kontraknya, ataupun M Sobran yang dianggap tidak memiliki kontribusi. Bahkan kiper kawakan Ferry Rotinsulu pun terancam posisinya lantaran masih menjalani perawatan pasca operasi.

Dengan tidak bermaksud membandingkan dua pendapat yang sedikit bersinggungan itu, mencari pemain loyal ada benarnya, namun sebaliknya sebagai klub profesional, SFC juga mencari pemain profesional yang dianggap layak dibayar jasa dan kontribusinya.

Sobran, Andi Irawan, dan Ferry contoh pemain yang tidak dibutuhkan lagi karena dianggap tidak berkontribusi. Padahal ketika terjadi mogok Sobran adalah yang paling lantang menendangnya.

Khususnya Ferry mesti menjadi pertimbangan bagi manajemen.”Setidaknya menjadi pertimbangan, kita mengambil dari sisi filosofinya. Ferry itu ikon, satu-satu ikon yang tersisa. Kita tetap butuh dia, setidaknya jika tidak bisa bermain dia bisa menjadi pelatih,” kata Hendri Zainudin, Ketua Umum Singa Mania.

Apalagi lanjut Hendri, berdasarkan informasi tim medis yang merawat Ferry, kondisinya sudah terus membaik mengalami progres singnifikan. Diprediksi dia benar-benar fit di awal Januari atau Februari saat kompetisi dimulai.

“Masih dalam proses penyembuhan, ada baiknya manajemen mencari win-win solution, bagi Ferry dan manajemen. Jika tidak bisa tampil penuh, manajemen bisa mengontraknya setengah musim,” jelas Hendri.

Anto, Ketua Harian Singa Mania menyampaikan, selama ini suporter umumnya dan Singa Mania khususnya tidak pernah mengintimidasi proses transfer pemain. Tetapi dia berharap manajemen bisa menjelaskan apa pertimbangan-pertimbangan dan dasar pemain itu tidak bisa dipertahankan.

Khususnya Ferry yang dinilai dalam delapan tahun terakhir menjadi bagian penting SFC untuk meraih 9 gelar, kemudian secara kualitas, dia masih dalam performa puncaknya. Hanya faktor cedera saja, dan baru selesai operasi yang menghambatnya, apakah harus membuat sang pemain dibuang.

“Kita lihat bagaimana Persipura yang menghargai Boaz Salossa, Imanuel Wanggai, atau Ricardo Salampesi yang cedera panjang. Mereka tetap dikontrak dan manajemen sabar menunggu mereka sembuh dan saat tampil mereka memberikan kontribusi besar bagi klub. Untuk itu, terkait dengan Ferry kami mohon dipertimbangkan” tutupnya.

Teks:Jadid Ulul Albab

Editor:Rinaldi Syahril




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *