Dewan Desak Wagub Mundur

Eddy Yusuf

Eddy Yusuf

PALEMBANG, KS-DPRD Sumatera Selatan (Sumsel), mendesak Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel, H Eddy Yusuf untuk mundur dari jabatannya. Desakan itu, sudah disampaikan oleh dewan melalui surat resmi yang dilayangkan ke Pemerintah Provinsi (pemprov) Sumsel.

Surat desakan, agar Eddy Yusuf mundur dari jabatannya itu menurut wakil Ketua DPRD Sumsel, HA Djauhari, dilayangkan dewan karena mantan Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) itu menjadi calon anggota legislatif (caleg) DPR RI dari Partai Hanura. Bahkan nama Eddy Yusuf pun, sudah masuk dalam daftar calon tetap (DCT) yang telah disahkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

“Kita minta Wagub Sumsel, Eddy Yusuf segera mengirimkan surat pengunduran diri. Karena dari penelusuran yang dilakukan, dia terbukti telah mencalonkan diri sebagai caleg DPR RI dari salah satu parpol dan tercatat dalam DCT,” kata Djauhari yang dibincangi di ruang kerjanya, Senin (7/10).

Politisi Partai Demokrat itu menyebut, sebagai warga negara,  Eddy Yusuf berhak untuk mencalonkan diri sebagai anggota dewan namun harus sesuai aturan. ”Hak dia mau ikut pencalonan, namun aturan harus tetap dilaksanakan. Dimana setiap orang yang memiliki jabatan struktural, di wajibkan mengundurkan diri ketika mencalonkan diri menjadi caleg,” jelas Djauhari.

Jika nantinya Eddy Yusuf  mengundurkan diri, bagaimana dengan jabatan yang ditinggalkannya ?, Djauhari menyebut, masa jabatan Gubernur dan Wagub Sumsel saat ini tinggal beberapa bulan lagi. “Kalau waktunya masih ada, kita akan siapkan penggantinya,” ujarnya

Djauhari menambahkan,  memang masa jabatan Eddy Yusuf sebagai wagub hanya menyisahkan beberapa bulan saja. Namun Eddy tetap wajib mengajukan surat pengunduran diri. “Walaupun waktu pelantikan sudah dekat, namun wagub tersebut harus tetap mengundurkan diri,” tegas Djauhari.

Hal yang sama disampaikan Ketua Komisi I DPRD Sumsel, Yuswar Hidayatullah menegaskan, Eddy harus munudur dari jabatannya sebagai wagub. “Kita minta wagub bisa tahu diri, kalau jabatannya sebagai wagub telah berakhir, seiring ditetapkan namanya dalam DPT,” ujarnya.

Sementara itu Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin yang dibincangi usai rapat paripurna DPRD Sumsel mengatakan secepatnya akan memproses surat pengunduran diri Eddy Yusuf sebagai Wagub Sumsel. “Sedang di proses pengajuan surat permohonan pengunduran diri, dari Wagub karena mencalonkan diri sebagai anggota DPR. Ketentuannya seperti itu,” tukasnya.

Sebelumnya status wagub dipertanyakan oleh Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Ketua Fraksi Partai Gerindra, Novran Marjani mempertanyakan hal tersebut dalam rapat paripurna DPRD Sumsel, Rabu (2/10).

“Saya sudah cek langsung ke KPU, kalau saudara Eddy Yusuf terdaftar sebagai calon DPR RI dari Partai Hanura untuk daerah pemilihan (dapil) Sumsel 1 dengan nomor urut 2. Karenanya kami meminta penjelasan dan mempertanyakan ini,” kata Novran.

Sebab kata Novran,  harusnya Eddy Yusuf mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Wagub Sumsel karena terdaftar sebagai caleg DPR RI. Ini sebut Novran, sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 8 tahun 2012 tentang Pemilu DPR, DPD, DPRD provinsi,  DPRD kabupaten dan kota, pada pasal 51 (11).

“Dalam UU itu, di katakan kepala daerah, wakil kepala daerah , anggota TNI, anggota Polri, PNS, direksi, direktur, pengawas BUMN, BUMD dan lainnya yang menggunakan sumber dana negara, harus mengundurkan diri dari jabatannya jika mencalonkan diri sebagai caleg,” bebernya.

Novran mengatakan, jika merujuk berdasarkan aturan itu artinya Eddy Yusuf saat ini seharusnya sudah mundur sebagai wagub karena ia mencalonkan diri sebagai calon anggota DPR RI pada Pemilu 2014 mendatang.

“Namun kalau sudah mundur, harusnya ada surat pernyataan mundur dari jabatan tersebut ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang ditembuskan ke gubernur dan sekda. Yang kami pertanyakan, apakah surat pengunduran diri dari jabatan wagub tersebut, sudah ada atau belum. Jika belum artinya, saudara Eddy Yusuf menyalahi aturan dan harus di coret dalam DPT,” tukasnya.

Teks     : Dicky Wahyudi
Editor  : Imron Supriyadi




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *