5.500 Makam Dipindahkan Ke Banko Barat

ah andalas Tampak makam warga dikawasan Atas Dapur yang digali menggunakan eksavator oleh PTBA

ah andalas Tampak makam warga dikawasan Atas Dapur yang digali menggunakan eksavator oleh PTBA

MUARAENIM | KS-Sekitar 5.500 makam di kawasan Atas Dapur, Kelurahan Pasar Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul secara bertahap mulai dipindahkan oleh PT. Bukit Asam (Persero) Tbk Tanjung Enim ke lokasi pemakaman baru yakni di Banko Barat.

Pemindahan ini dimaksudkan untuk menata dengan baik Kota Tanjungenim dan sekitarnya, terutama yang berada dikawasan tambang.

“Kegiatan pemindahan TPU Atas Dapur ke TPU Banko Barat sudah lama direncanakan. Tujuannya supaya areal pemakaman tertata sedemikian rupa, sehingga menjadi satu kesatuan dengan Taman Hutan Rakyat (Tahura) Enim,” tutur Sekretaris Perusahaan (Sekper) PTBA, Joko Pramono, ketika dihubungi Kabar Sumatera via ponselnya, Senin (7/10).

Program relokasi ini, kata Pramono, sangat sejalan dengan Tata Ruang Kabupaten Muaraenim, khususnya di Kecamatan Lawang Kidul. Penataan ini, harus dilakukan secara dini, sebagai antisipasi yang akan timbul dikemudian hari terutama di kota-kota besar yang sudah sangat sulit mencari tempat pemakaman.

“Apalagi sekarang masih banyak warga yang melakukan pemakaman jenazah di kebun atau di halaman rumah masing masing, sehingga kurang enak dipandang mata,” ujarnya.

Di lokasi TPU Banko Barat nanti, lanjut Joko, luas lahan yang disiapkan seluas 22 hektar, yang terdiri dari areal pemakaman 12,32 Ha, jalan dan parkir 2,939 Ha, area hijau 6,254 Ha dan fasilitas penunjang 0,487 Ha.

Adapun untuk daya tampung TPU direncanakan bisa menampung sebanyak 13.358 unit makam, yang terdiri dari pemakaman muslim 11.770 unit dan makam non muslim 1.588 unit. Untuk mempermudah pengelolaan dan ziarah bagi ahli waris, makam dibagi menjadi enam blok besar yang terdiri dari jumlah kelompok/cluster sebanyak 67 cluster dan 267 modul.

“Dalam pembangunan TPU Banko Barat ini, kita telah mendapatkan izin prinsip dari Bupati Muaraenim dan proses pemindahan jenazah juga telah mendapatkan persetujuan dari ahli waris. Khusus makam Belanda sudah mendapatkan persetujuan dari Kedubes Belanda di Jakarta,” terang Pramono.

Sementara itu, salah seorang karyawan PTBA, Teguh, yang bertugas di lapangan ketika dikonfirmasi mengatakan, sejauh ini pihaknya telah memindahkan makam muslim sebanyak 91 makam. Sebanyak 90 makam dipindahkan ke Bangko dan satu makam dimakamkan oleh keluarganya sendiri. Sedangkan, makam non muslim sebanyak 30 makam Belanda, 99 makam katolik, 80 makam protestan dan 32 makam tanpa nama, sehingga total makam yang telah dibongkar sebanyak 246 makam. Itu sudah selesai dimakamkan di Blok B.

“Dalam proses pemindahan makam ini, kita sudah sosialisasi dan alhamdulillah sampai sekarang tidak ada klaim kehilangan keluarga. Nanti kita cari kalaupun ada kehilangan makam keluarga, semuanya sudah dinomori makamnya jadi tak mungkin ada yang hilang,” tuturnya.

Teks : SISWANTO

Editor : Junaedi Abdillah




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *