Palembang Raih Wahana Tata Nugraha

Wali Kota foto bersama dengan Kadishub, dan Kepolisian usai menerima penghargaan WTN

Wali Kota foto bersama dengan Kadishub, dan Kepolisian usai menerima penghargaan WTN

Di usia kepemimpinannya yang baru seumur jagung, Wali Kota Palembang, H Romi Herton SH MH berhasil menorehkan prestasi untuk Kota Palembang. Palembang kembali berhasil meraih penghargaan tertinggi Wahana Tata Nugraha (WTN).  Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Perhubungan RI, EE Mangindaan di Ballroom Hotel Shangri-La, Surabaya, Kamis (3/10).

Wali Kota Palembang, H Romi Herton mengatakan, pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Pemkot Palembang serta berkat dukungan peran serta masyarakat. “Alhamdulillah, kita meraih penghargaan WTN ini. Insya Allah ini akan menjadi pemacu kami untuk dapat lebih memajukan kembali pelayanan kepada masyarakat,” kata Romi.

Romi mengatakan, penghargaan kali ini merupakan pencapaian tertinggi dari semua aspek penilaian. “Mulai dari transportasi massal, kenyamanan trotoar untuk pejalan kaki, penempatan marka jalan, serta penyediaan ruang terbuka hijau,”ucapnya.

Romi menambahkan, pemkot akan terus menata transportasi di metropolis, dengan memperbaiki serta meningkatkan kualitas pelayanan transportasi publik. “Kami akan terus benahi sistem transportasi di Palembang, khususnya untuk penataan parkir. Rencananya, kita juga akan membangun gedung parkir sehingga tidak ada lagi parkir di jalan yang memicu kemacetan,”jelasnya.

Lebih jauh Romi menjelaskan, Palembang dinyatakan sebagai kota terbaik untuk pelayanan transportasi publik mengalahkan Kota Surabaya dan Semarang. “Nah, ini juga sebagai bentuk gambaran dimana jajaran Dinas Perhubungan (dishub) telah bekerja dengan baik. Mudah- mudahan akan dapat terus kita jaga dan akan lebih ditingkatkan,”harapnya.

Sementara itu, Kepala Dishub Kota Palembang, H Masripin mengatakan, penilaian WTN ini sudah dilakukan sejak Juni lalu. “Kami memang optimis, Palembang bisa jadi yang terbaik. Karena, dua kota yang menjadi saingan kuat Palembang seperti Semarang dan Surabaya belum memiliki moda transportasi massal. Kita masih unggul dari kota Semarang yang hanya menjadi pesaing kita. Karena kita lebih unggul oleh Transmusi,”tukasnya. (adv)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *