Kota Internasional? Hotel 10 Ribu Kamar

Palembang

Palembang | Bagus KS

PALEMBANG KS-Sumatera Selatan acapkali ditunjuk sebagai tuan rumah even nasional dan internasional, sehingga berhasil menyerap investor guna menginvestasikan dananya sektor perhotelan. Hingga kini setidaknya ada 132 hotel yang menyebar di kota ini.

Yan Sulistyo, Pengamat Ekonomi Sumsel berkata, pertumbuhan hotel di kota metropolis kian bertambah setiap tahunnya. Ini terlihat banyaknya investor yang mulai tertarik mengembangkan bisnisnya khususnya hotel.

“Ada 8 sampai 10 hotel tumbuh di Sumsel setiap tahun,” cetus Yan Sulistyo.

Dengan demikian, kata Yan, banyaknya hotel terus tumbuh diprediksi akan meningkatkan persaingan dan perang tarif. Namun, disisi lain akan mendapatkan keuntungan tersendiri baik pemerintah maupun masyarakat. Keuntungan bagi pemerintah jelas mampu meningkatkan pendapatan daerah. Sedangkan bagi masyarakat akan mendapatkan tarif yang murah dan fasilitas yang memadai

Ia berujar, saat ini kalau dilihat dari sektor hotel di Palembang belum bisa dikatakan kota Internasional. Alasanya, syaratnya harus memiliki minimal 10 ribu kamar sedangkan saat ini hanya pada kisaran 6 ribu kamar.

Palembang-dr-atas-(2)

Palembang | Bagus KS

 

“Makanya, kalau event besar seperti APEC tidak bisa dilakukan di Palembang,” singkatnya.

Di samping itu, jumlah hotel yang terlalu menumpuk sehingga menyebabkan kemacetan saat ada kegiatan dilaksanakan di hotel. Idealnya, pembangunan hotel disebar secata merata jangan hanya tertumpuk pada pusat kota.

“Kalau kita lihat hotel di Palembang rata-rata tertumpuk di bagian hulu sedangkan di ilir seperti jakabaring tidak ada hotel,” katanya.

Menurutnya, banyaknya investor yang tertarik membangun bisnis perhotelan di palembang disebabkan oleh beberapa hal seperti, terlalu padatnya hotel di pulau jawa, serta potensi di Sumsel yang sangat menjanjikan hal itu didukung oleh fasilitas di Sumsel yang sudah memadai seperti, harga lahan yang relatif masih murah dan infrastruktur transportasi yang yang lengkap baik dari udara, air maupun darat.”Penerbangan saja Palembang memiliki 32 fligth,” katanya.

Bertumbuhnya ekonomi dan pertumbuhan penduduk yang terus meningkat juga mampu menarik minat investor.

Kota-Internasional-Hotel-10-ribu-kamar---Copy

Palembang | Bagus KS

 

“Badan usaha di Sumsel pun bisa meningkat hingga 35 persen per tahun,” cetusnya.

Sedangkan jumlah penduduk sumsel lebih dari 1,5 juta jiwa. Artinya, kalau penduduk mencapai 1,5 juta bisa disebut kota metropolitan. Nah, gaya hidup masyarakat metropolitan cenderung hedonis.

“Pengunjung ke hotel tidak hanya menginap, tetapi untuk menikmati fasilitas hotel saja seperti sauna dan berenang,” ujarnya.

TEKS:JADID ULUL ALBAB

EDITOR:RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *