Debit Hujan Meningkat, Tanaman Sayur Rawan Hama

Ilst.

Ilst.

PAGARALAM, KS—Musim penghujan yang selalu menyelimuti sejumlah kawasan di kaki Gunung Dempo dinilai dapat berdampak buruk terjadinya peningkatan serangan hama tanaman sayuran milik petani di Kota Pagaralam.

Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura, Jumaldi

Jani SP MM, Kamis (3/10), kemarin.

Menurutnya, sejauh ini belum ada terjadi serangan hama secara berlebihan. Namun, setidaknya harus diantisipasi sejak dini secara terus menerus. Bila perlu, dapat  memulai dengan  menyemprotkan insektisidah terhadap  hama yang dapat merusak tanaman musim hujan.

“Jika debit hujan yang berlebihan, biasanya tanaman sangat rentan terserang hama terutama hama ulat. Sebagai langkah antisipasi,  kami menghimbau kepada para petani untuk senantiasa waspada dan dapat melakukan pengendalian hama secara terus menerus dan terpadu,” ujarnya.

Ia mengatakan, tanaman yang rentan terserang hama pada musim hujan ini diantaranya seperti kubis, cabai, sawi, tomat dan berbagai jenis sayuran lainya.

“Serangan hama yang rentan terjadi pada musim hujan seperti serangan hama ulat, hama tikus, hama belalang dan berbagai jenis serangan hama serangga lainya,” ujarnya lagi.

Selain melakukan penyuluhan, kata Jumaldi,  upaya mengantisipasi serangan hama pada musim hujan ini, pihaknya pun senantiasa aktif melakukan pemantauan terhadap ladang dan sawah milik petani yang ada di lima kecamatan se-Kota Pagaralam. Karena visi dan misi Kota Pagaralam sebagai kota grobisnis dipandang  perlu mengupayakan  maupun melakukan pembinaan terhadap para petani.

“Selain itu, kita akan bekerjasama dengan Dinas Perdagangan dan Koperasi  dalam mengotimalkan pasar Sub Agro di Kawasan Terminal,” sebutnya seraya mengatakan pihaknya akan melakukan pembinaan dan pembangunan infrastruktur seperti jalan dan irigasi termasuk meningkatkan penyuluhan terhadap para petani.

Teks : Antoni stefen

Edtor : Junaedi Abdillah




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *