Warga Desak Pemkab Bangun Bronjong Penahan Banjir

Ilst. Bronjong Penahan Banjir | Antarafoto.com

Ilst. Bronjong Penahan Banjir | Antarafoto.com

MUARAENIM I KS-Warga Desa Indramayu dan warga Desa Bedegung, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muaraenim mendesak Pemerintah Kabupaten Muaraenim untuk segera memasang bronjong guna mengantisipasi meluapnya air sungai enim yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

Warga khawatir akan terjadi banjir bandang di desa mereka, jika tidak segera di pasang bronjong. Terutama warga yang bermukim di pinggir jalan menuju obyek wisata air terjun Bedegung.

“Jika air sungai enim sedang meluap, dan melebar ke jalan dari bibir sungai, air tersebut pasti menggenangi rumah warga yang ada di pinggir jalan itu,” tutur Dinata (42), salah satu warga Indramayu kepada Kabar Sumatera, Rabu (2/10).

Dikatakan Dinata, selain luapan air yang menghawatirkan warga, bahaya longsor tebing sungai juga mengancam warga yang tinggal di pinggir sungai enim. Jika terjadi longsor warga takut dapat menimpa rumah mereka. “Oleh karena itu, kita sangat berharap kepada Pemkab Muaraenim untuk segera memasang bronjong dilokasi tersebut,” harap Dinata.

Senada dituturkan Dinhar (63), salah warga Desa Bedegung mengatakan, bahwa setiap musim penghujan tiba, kedua desa yakni Desa Indramayu dan Desa Bedegung ini sering kebanjiran. Akibat dari luapan air sungai enim yang berada di pinggir desa. Menurut Dinhar, sepanjang 400 meter dari salah satu bibir sungai enim tersebut selalu ada tanah yang longsor saat air sungai meluap.

Warga sangat takut, jika terjadi longsor di jalan menuju ke lokasi obyek wisata air terjun, karena bisa memutuskan akses jalan, sehingga tidak bisa dilewati lagi oleh kendraan baik motor maupun mobil. Apalagi setiap hari jalan itu dilewati oleh para wiastawan yang akan berkunjung ke Air Terjun.

“Kiranya Pemkab Muaraenim atau instansi terkait dapat meninjau langsung ke lokasi. Dan kami atas nama masyarakat sangat mengharapkan bantuan dari pemkab untuk segera memasang bronjong,” harap Dinhar.

Teks : SISWANTO

Editor : Junaedi Abdillah




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *