Tertib Administrasi, Data Kependudukan Harus Prosedural

Ilst. Data Penduduk

Ilst. Data Penduduk

PAGARALAM, KS—Upaya mewujudkan tertib administrasi kependudukan, data kependudukan yang ada harus diteliti dan mengikuti prosedur yang diberlakukan.

Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Kota Pagaralam, M Rasyidi Asin SH didampingi Sekretaris Zulkifli, Rabu (2/10).

Menurutnya, hal itu bertujuan agar administrasi kependudukan di masa mendatang yang berkaitan dengan akte kelahiran, Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), surat  pindah dan keterangan lain dapat berjalan lancar.

“Sejauh ini,  kita tengah melakukan rapat koordinasi di seluruh kecamatan untuk menyosialisasikan hal ini,” kata Rasyidi seraya mengatakan agar ke depannya administrasi kependudukan di Pagaralam sesuai dengan harapan bersama.

Beberapa waktu lalu, sambung   Zulkifli, ada perbaikan bagi beberapa e-KTP yang masih bermasalah. Perbaikan itu harus dilakukan Pemerintah Kota Pagaralam dalam hal ini Disdukcapil. ”Kita terpaksa bekerja lebih keras lagi dengan  mengulang perekaman sendiri. Sementara pihak pusat hanya membantu personilnya saja,” tambahnya.

Ia mengatakan, pihaknya akan segera mengecek dan melakukan perekaman e-KTP ulang bagi warga yang NIK nya salah. Setelah itu, tim e-KTP juga akan mendatangi warga yang belum sempat membuat e-KTP lantaran terbaring sakit di rumah.

“Semua ini kita lakukan agar nantinya tidak ada warga yang tidak ada e-KTP. Kami akan jemput bola menyisir siapa saja yang belum membuat e-KTP,”  terangnya.

Mengenai peralatan pembuatan e-KTP, Zulkifli menerangkan sejauh ini dalam kondisi baik. Pihaknya berharap kedepan tidak ada masalah sehingga target pemerintah pusat selesai tahun ini dapat dicapai dengan baik.

“Alhamdulillah, sejauh ini tidak ada masalah dan kedepan jangan sampai ada masalah. Kami menghimbau warga yang belum membuat e-KTP dapat segera mendatangi kantornya atau datang ke kecamatan atau kelurahan. Begitu pula yang belum mendapat undangan pihaknya tetap melayani asalkan membawa KTP lama dan Kartu Keluarga (KK),” tuturnya.

Ia menjelaskan,  dari jumlah wajib KTP sekitar 71.153 jiwa yang ada di lima wilayah kecamatan di Pagaralam, baru mencapai 70 persen  yang sudah melaksanakan perekaman data-data kependudukan, sisanya yang 30persen masih dalam proses perekaman melalui program penyisiran ke seluruh kelurahan.

Teks : Antoni Stefen

Editor : Junaedi Abdillah




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *