Ngaku Polisi, Gondol Mobil Dan Motor

Korban yang ditipu orang yang mengaku polisi

Korban yang ditipu orang yang mengaku polisi

PALEMBANG, KS –Amri Kumar (37), warga Jalan Letnan Murod, Lorong Rambutan, NO 827, RT 11, KM 5 Palembang ini, harus merelakan mobil kesayangannnya Merk Suzuki Sp 416 WD, yang Nopol BE 1039 V, digondol oknum Polisi yang mengaku sebagai anggota Polisi Sat Reskrim Narkoba Polda Sumsel.

Diceritakan Amri, saat mendatangi SPKT Polda Sumsel, ia mengatakan sebelum kejadian dirinya hendak menjual mobilnya. Pada hari Selasa (1/10) korban dihubungi pelaku, yang akan membeli mobilnya.

Sekitar pukul 12.30 WIB, pelaku mengenakan seragam lengkap dan atribut Polri dengan nama Hariyadi, menemui Amri disekitar rumahnya. dengan menggunakan satu unit mobil kijang inovva, pelaku yang ditemani seorang supir menghampiri korban.

Setelah bertemu korban, pelaku menyuruh Marwan (64), warga Jalan Sepakat, Kelurahan Alang-alang Lebar, yang merupakan supir pelaku untuk memeriksa mobil korban yang hendak dibeli dan melakukan test drive. Setelah dicek Marwan melaporkan keadaan mobil yang ditest kepada pelaku.

Korban yang menunggu disebuah warung makan didekat rumahnya mengobrol-ngobrol bersama supir dan pelaku. Rupanya tanpa sepengetahuan korban, pelaku mengambil kunci mobil korban yang diletakan diatas meja makan.

Korban begitu kaget saat mobilnya sudah dibawa oleh oknum Polisi tersebut, kemudian korban menanyakan kepada Marwan kemana mobilnya dibawa pergi oleh pelaku. Saat ditanya Marwan tidak tahu kemana pelaku.

Belakangan diketehui Marwan juga ikut tertipu oleh pelaku, sebelum mencuri mobil Amri, pelaku terlebih dahulu menghubungi Marwan untuk menyewa mobil dan menemani pelaku untuk membeli mobil. “Saya tidak kenal sama polisi itu, janjinya mau bayar Rp 60 ribu perjam, rupanya dia (Pelaku-red) adalah pencuri,” ungkap Marwan yang sehari-harinya bekerja sebagai supir ini.

Usai sadar dirinya telah ditipu, Marwan dan Amri melaporkan kejadian tersaebut ke Mapolda Sumsel, Rabu (2/10). “Dia mengaku sebagai anggota Polisi Narkoba Polda, sudah saya cek. Tetapi tidak ada yang namanya Hariyadi di satuan Narkoba Polda,”tutur Amri.

Ditempat yang berbeda, Supardi (48), warga Jalan Sosial KM 5, yang sehari-harinya bekerja sebagai  tukang ojek juga harus kehilangan sepeda motornya. Motornya telah dibawa pencuri yang mengaku sebagai anggota Polisi.

Sebelum kejadian, Rabu (2/10), sekitar pukul 10.00 WIB, pelaku naik ojek dari KM 5. Dengan mengatakan sebagai anggota polisi, pelaku meminta antar ke Mapolda Sumsel, tetapi dengan bertukar posisi, pelaku yang membawa motor sementara korban dibonceng.

Sesampainya diparkiran Polda Sumsel, pelaku masuk kedalam gedung SPKT Polda, sedangan korban menunggu dihalaman Masjid dekat parkiran. Melihat korban lengah, pelaku yang memegang kunci motor, kembali keparkiran dan membawa kabur motor korban.

Saat pelaku membawa kabur motor, korban sempat melihat dan mengejar pelaku, kerena pelaku mengaku seorang polisi, korban tidak berani berteriak. “Dia (Pelaku_Red) memakao sepatu PDH celana polisi, hanya saja dia memakai jaket,”ungkap Supardi.

Kabid Humas Polda Sumsel, Djarod R Padakova, mengaku sudah menerima laporan korban. Laporan selanjutnya akan diproses lebih lanjut. “Kita menghimbau kepada masyarakat supaya hati-hati atas tindak Curanmor yang mengaku sebagai anggota polisi,” kata Djarod.

Teks : Oscar Ryzal

Editor : Junaedi Abdillah




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *