Calon KPU Sumsel Ikuti Fit and Proper Test

kpu

PALEMBANG, KS-Setelah sempat diterpa gonjang-ganjing, kalau 10 besar calon komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan (Sumsel) digugat ke absahannya, namun Rabu (2/10), akhirnya 10 calon komisioner tersebut di uji kepatutan dan kelayakannya (fit and proper tes).

Mereka di uji kepatutan dan kelayakannya oleh komisioner KPU RI, Haidar Gumai dan Ida Budhiati di Hotel Sintesa Peninsula, Palembang. Pantauan Kabar Sumatera, satu persatu, 10 calon komisioner KPU Sumsel ini di tanya dan di uji oleh kedua komisioner KPU RI tersebut.

Sepuluh nama calon komisioner yang mengikuti fit and proper tes ini yakni Heni Susantih (PNS, Palembang), Ahmad Naafi (wartawan, Muba), Muhammad Joni (wiraswata, Palembang), Alhannanasir (dosen, OI), Junaidi (swasta, Palembang), Alexander Abdullah (dosen, Palembang),  Aspahani (dosen, Palembang),  Hamdi  (swasta, OKUT),  Azim Baidillah (PNS, Palembang), dan Liza Rizuarni (swasta, Prabumulih).

Dibincangi usai melakukan fit and proper tes, Haidar menyebut kedatangan mereka ke Palembang hanya untuk menguji para calon bukan menetapkan calon anggota KPU Sumsel terpilih.

“Kami berdua disini hadir untuk menguji saja. Dengan demikian, selesai tes nanti jangan tanyakan kepada kami siapa yang akan dipilih menjadi 5 besar, karena yang memutuskan itu seluruh anggota KPU RI melalui rapat pleno,” kata Haidar.

Disinggung soal keterlambatannya menghadiri fit and proper test, ia mengaku hal ini terjadi akibat keberangkatan yang terkesan sedikit mendadak. Awalnya sebut dia, panitia menuturkan kesulitan mendapatkan hotel untuk tempat pelaksanaan fit and proper test tersebut.

Sebab hotel yang ada di Palembang sebut Haidar, menurut panitia telah terpakai untuk penginapan bagi official dan atlet peserta Islamic Solidarity Games (ISG). “Tetapi itu tidak masalah. Yang terpenting, tes nya berjalan lancar. Masing-masing peserta tadi, dipanggil satu persatu namanya sesuai urutan yang telah ditentukan pihak panitia,” jelasnya.

Sementara itu, komisioner KPU RI lainnya, Ida Budhiati menyebut Sumsel merupakan provinsi di Indonesia yang paling banyak peminatnya mengikuti seleksi calon komisioner KPU Sumsel.

“Saya yakin dari 10 nama yang saat ini mengikuti fit and proper test, sebelumnya telah berhasil mengalahkan ratusan peserta lainnya. Selanjutnya 10 nama ini, akan kita kerucutkan lagi menjadi 5 nama yang akan ditetapkan sebagai komisioner KPU Sumsel untuk periode lima tahun depan,” tukasnya.

Sebagai informasi, sebelumnya Ketua Tim Seleksi (Timsel) calon komisioner KPU Sumsel, Dr Febrian menyebut, awalnya ada 167 peserta yang mengikuti seleksi sebagai calon komisioner KPU Sumsel.

Setelah mengikuti tahapan seleksi administrasi, tertulis, kesehatan, psikotest dan wawancara, akhirnya timsel mengerucutkan menjadi 20 orang kemudian di kerucutkan kembali menjadi 10 orang.

“Semua tes melibatkan ahlinya, seperti test tulis langsung dari KPU RI, psikotes juga dari lembaga psikologi independen. Soal hasil akhirnya ini memang wewenang Timsel,” tukasnya.

Teks     : Dicky Wahyudi
Editor  : Imron Supriyadi




One thought on “Calon KPU Sumsel Ikuti Fit and Proper Test

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *