Awasi Hewan Kurban, Disnakan Siapkan Tim

Ilst. Hewan Qurban

Ilst. Hewan Qurban

INDRALAYA|KS-Guna mengawasi penjualan hewan kurban baik berupa sapi maupun kambing, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan), Kabupaten Ogan Ilir menyiapkan tim khusus untuk menyeleksi hewan kurban agar benar-benar layak untuk dikurbankan pada di Idul Adha 1434 Hijriah, mendatang.

“Ya, kita sudah menyiapkan tim, untuk mengawasi hewan kurban yang masuk, nanti untuk dipasar hewan kita tugaskan dokter yang ada di pasar hewan Sungai Pinang itu sendiri. Untuk dipenjual hewan kurban dijalan-jalan kita sediakan empat dokter,” ujar Kepala Dinas Perikanan, Badrul Jamal.

Menurutnya, tim tersebut terdiri dari dokter dan petugas lainnya yang bersentuhan langsung dengan hewan kurban. “Pastinya petugas itu terdiri dari dokter untuk melakukan pengawasan hewan kurban agar bisa mendeteksi hewan kurban yang terjangkit penyakit atau tidak layak dikurbankan,” ucapnya.

Ia menambahkan,  hewan-hewan korban yang dijual dadakan oleh pedagang ini, biasanya banyak dari luar, seperti Lampung, dan Belitang. “Selain itu sapi dari daerah kita sendiri, karena memang daerah kita ini banyak yang beternak sapi dan kambing,” ujarnya.

Disinggung stok hewan kurban, Badrul menjelaskan, di Ogan Ilir memiliki stok yang cukup banyak. “Pastinya tidak kekurangan. Tahun kemarin saja, kebutuhan hewan kurban untuk sapi 300-an, sedangkan kambing 250,” imbuhnya.

Bahkan, sambung Badrul, pihaknya juga menyuplai hewan kurban ini, seperti ke daerah Jambi, Bengkulu, dan Tungkal. “Kalau kita mendesak butuh atau merasa kurang, paling tidak kita mendatangkan sapi Bali,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bagian (Kabid), Hewan Dinas Perikanan dan Peternakan, Yufitrizal mengaku, saat ini baik peternak hewan maupun di pasar hewan Sungai Pinang melakukan penggemukan sapi.

“Untuk masalah harga untuk sampi yang sedang dan sudah layak dikurbankan, harganya berkisar Rp7-8 juta, sedangkan Kambing Rp 2 juta. Setiap hewan korban yang masuk ke wilayah Ogan Ilir harus dicek kesehatannya di Pasar Hewan Sungai Pinang,” pungkasnya.

Teks : Junaedi Abdillah

Editor : Imron Supriyadi




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *