Terimakasih Wong Palembang

ISG--(3)

Pesta Kembang Api pada Saat Clossing Ceremony ISG 2013 South Sumatera. Palembang.Indonesia. Di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang. | Iwan KS

PALEMBANG KS-Dua pekan sudah Islamic Solidarity Games (ISG) 2013 digelar. Closing ceremony, Selasa (1/9) malam pun cukup meriah dengan pesta kembang api.

ISG yang ditutup Roy Suryo, Menteri Pemuda dan Olahraga didukung berbagai artis dan grub band Ibukota seperti Denada, Warna, Armada, dan Cakra Khan.

Tak jauh beda dengan pagelaran pembukaan ISG pada 22 September 2013 lalu, Closing Ceremony  di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Kali ini tema yang diusung bertemakan ‘Harmony in unity’ yang berlangsung meriah. Apalagi, saat acara ceremony digelar ada penampilan  marcing band binaan PT Bukit Asam dengan instrumen “We Are The Champion”.

Tepat pukul 19.00 WIB, Mempora yang didampingi H Alex Noerdin Gubernur Sumsel, duta besar negara peserta ISG, dan Presiden ISSF Pangeran Nawaf Bin Faisal memasuki stadion Jakabaring. Rombongan ini disambut  alunan  sebuah tembang berjudul “One Word’ yang dibawakan Grup Band Warna.

Setibanya di stadion, acara dilanjutkan dengan count down guna memulai acara dengan menghitung dari angka 10 sampai ke angka 1. Lalu, diikuti pula dengan musik fanfare. Hitung mundur ini diikuti seluruh penonton yang hadir dalam penutupan acara itu.

Pada acara penutupan closing ceremony juga  dilakukan penayangan singkat tentang kegiatan selama kegiatan ISG ke-3. Berikutnya dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh rektor IAIN Raden Fatah Palembang, Profesor Dr H Aflatun Mucthar.

ISG--(1)

Penyerahan Bendera ISG 2017 Kepada Perwakilan Negara Azebaizan Selaku Tuan Rumah ISG 2017 Mendatang.

Meriah dan meriah. Itulah yang tampak di kawasan Stadion Jakabaring Palembang saat penutupan ISG. Kemeriahaan dari penonton memuncak saat digelar parade cabang olahraga yang diawali drum band yang diiringi  pembawa bendera ISSF dan bendera Inaisgoc. Dan, disusul dengan maskot yang didampingi parade atlet sebanyak 13 cabor yaitu atletik, renang, panahan, bulutangkis, bola basket, sepak bola, karate, taekwondo, tenis, bola voli, bola volki pantai, angkat besi, wushu. Tak ketinggalan parade wasit yang terlibat dalam ISG 2013 ini.

“Saya ucapkan terimakasih untuk masyarakat Sumsel yang telah menyukseskan jalannya ISG ini. Sekali lagi terimakasih banyak kepada masyarakat Palembang,”: kata Alex Noerdin dalam pidatonya.

Dalam isi sambutannya, Roy Suryo tak lupa untuk mengucapkan rasa terimakasihnya untuk wong Palembang dan Presiden RI atas terselenggaranya ISG ke-3 ini.

“Dan, terimakasih banyak kepada kepala daerah di Sumsel dan wong Palembang yang telah bersusah payah agar ISG ini bisa sukses. Terimaksih pula untuk atlet yang telah bertanding di ajang ISG. Tentu, juara umum telah melebihi target. Sampai jumpa nanti di Azerbaizan,” tutur Roy yang sekaligus menutup ISG ke-3 yang disertai kembang api.

Selanjutnya acara diisi dengan hiburan yang dilanjutkan dengan penurunan bendera ISSF. Penyerahan pataka bendera ISSF dari gubernur Sumsel kepada Ketua KOI yang kemudian diserahkan ke Presiden ISSF. Dan, diberikan kepada   penyelengara ISG ke- 4  di Azerbaijan.

Pada penutupan ISG juga ditampilkan tarian budaya negara Indonesia dengan koreo Deny Malik dan tari dari azerbaijan. Serta suguhan kembang api yang spektakuler.

“Pada ISG ke-3 ini, Indonesia keluar sebagai juara umum  dengan memeroleh 34 medali emas. Disusul posisi dua ditempati Malaysia dengan 26 medali emas,” kata Roy Suryo bangga.

TEKS:JADID ULUL ALBAB

EDITOR:RINALDI SYAHRIL

FOTO:BAGUS KURNIAWAN/IWAN CHERISTIAN




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *