Saat LO Tak Goyah

isgPALEMBANG KS-Di balik penyelenggaraan Islamic Solidarity Games 2013 ada kisah menarik tentang Liaison Officer (LO) yang berhubungan dengan negara-negara peserta. Meski upahnya belum jelas, mereka tetap semangat melaksanakan tugasnya.

ISG sejatinya diikuti oleh 39 negara Islam di seluruh dunia. Sebagian besar atlet tinggal di wisma atlet, Jakabaring, walaupun ada pula yang menginap di sejumlah hotel. Untuk setiap negara dan per cabang olahraga disediakan seorang LO, yang selalu menemani hampir setiap aktivitas mereka selama di Palembang.

Seperti yang diungkapkan oleh Ahmad Zaki Ozaka, seorang LO asli Palembang yang bertugas sebagai mediator untuk negara Suriah khusus cabang olahraga karate.

“Kebetulan ISG ini butuh LO khusus bahasa Arab dan Prancis. Kebetulan sesuai jurusan kuliah saya,. Jadi saya mencoba daftar khusus LO yang mampu berbahasa Arab sekalian mempraktekkan materi kuliah saya yang selama ini saya dapatkan,” ujar Zaki.

Dia kemudian memilih pekerjaan sementara itu, meski belum diketahui berapa jumlah gaji yang akan dia terima.

“Pertama saya cari tahu. Kabarnya KONI yang mengatur. Tapi saya belum tahu dapat gaji berapa. Sekarang saya sukarela saja mengingat sebagai tuan rumah. Jadi saya ikhlas saja,” lanjutnya.

Kendati begitu, Zaki mengaku tidak ingin terlalu memikirkan masalah gaji tersebut. Menurutnya itung-itung pekerjaan itu sebagai tempat belajar.

Teks:Jadid Ulul Albab

Editor:Rinaldi Syahril




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *