Pilkades Karang Raja Diulang

pilkadesMUARAENIM | KS-Lantaran tidak memenuhi ketentuan yang berlaku yakni, dua pertiga dari jumlah mata pilih, membuat Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Karang Raja, Kecamatan Kota Muaraenim, Kabupaten Muaraenim harus diulang. Pelaksanaan Pilkades Desa Karang Raja sendiri telah dilaksanakan Minggu (22/09). Saat itu, bertarung sembilan orang calon kades.

“Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) No. 12 Tahun 2006 tentang tata cara pencalonan, pemilihan, pelantikan, pemberhentian kepala desa dan pengangkatan perangkat desa. Bahwa jika tidak memenuhi dua pertiga dari jumlah mata pilih atau DPT, maka pelaksanaan Pilkades harus diulang. Oleh karena itu, pelaksanaan Pilkades Desa Karang Raja harus diulang,” tutur Camat Kota Muaraenim, Maizal Kasran, saat dibincangi Kabar Sumatera di ruang kerjanya, Selasa (1/10), kemarin.

Saat pemilihan Pilkades Desa Karang Raja lalu, kata Maizal, hanya 2.147 warga yang menggunakan hak pilihnya dari 3.311 mata pilih. Adapun jumlah calon Kepala Desa yang bertarung sebanyak sembilan orang. Di mana calon nomor urut empat atas nama Marsis Yani  dan nomor urut tujuh atas nama Jamaluddin bersaing ketat dalam perolehan suara.

Faktor yang mempengaruhi tidak tercukupinya dua pertiga warga yang menggunakan hak pilihnya, terang Maizal, diantaranya sistem pencoblosan yang dilakukan panitia kurang tepat, di mana bukan berdasarkan warga yang pertama atau dahulu datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dipanggil untuk mencoblos. Melainkan berdasarkan nomor urut warga yang terdaftar dalam mata pilih. Kedepan, sistem ini harus diperbaiki, jadikanlah pelaksanaan Pilkades ini sebagai pelajaran berharga agar tidak terulang kembali pada pelaksanaan Pilkades ulang nanti.

“Pelaksanaan Pilkades ulang telah disepakati oleh panitia Pilkades Desa Karang Raja dan BPD Desa Karang Raja dilakukan pada 20 Oktober 2013 mendatang. Agar pelaksanaan Pilkades tidak kembali diulang dan dapat memenuhi dua pertiga suara, maka sistemnya harus diubah, di mana warga yang dahulu datang dengan membawa undangan akan didahulukan menggunakan hal pilihnya,” ucap Maizal.

Intinya, tambah Maizal, pelaksanaan Pilkades sebelumnya harus dijadikan pengalaman berharga oleh Panitia Pilkades Desa Karang Raja. Sehingga pelaksanaan Pilkades ulang nanti dapat berjalan dengan lancar, aman dan sukses dengan menghasilkan atau mendapatkan pemimpin baru bagi Desa Karang Raja. Dirinya selaku Pemerintah Kecamatan hanya berfungsi sebagai pemberi pengarahan, pembinaan dan pengawasan.

“Kita mengimbau, kepada warga Desa Karang Raja agar turut mensukseskan pelaksanaan Pilkades ulang pada 20 Oktober mendatang, dengan cara mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menggunakan hak pilihnya. Suara masyarakat sangat dibutuhkan dalam memilih pemimpin di Desa Karang Raja untuk enam tahun ke depan, sehingga berbagai pembangunan dapat dilaksanakan dengan baik,” harap Maizal.

Teks : Siswanto

Editor: Sarono P Sasmito




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *