Asminton : Banyak Penjilat Tidak akan Maju

Asminton SH, saat masih menjadi Camat Penukal

Asminton SH, saat masih menjadi Camat Penukal

PALI | KS-Mantan Camat Penukal yang baru saja dicopot dri jabatannya saat dibincangi KabarPALI menegaskan dirinya merasa tidak bersalah.  “Apa salah saya? Kalau terkait Pilkades Mangukenagara, surat bupati tanggal 24 september lalu sudah saya laksanakan. Buktinya perintah untuk mengadakan Pilkades ulang sudah saya laksanakan. Tanggal 6 Oktober nanti Mangkunegara akan menggelar pemungutan suara ulang,” ujarnya.

Asminton bahkan mengaku untuk melakukan Pilkades ulang, sewaktu ia masih menjabat camat ia membuat kebijakan menanggung seluruh biaya Pilkades ulang. “Kalau perintah sudah dilaksanakan, lalu saya salah apa?” ujarnya dengan  suara agak meninggi.

“Seharusnya saya diberi ultimatum lebih dahulu, misalnya saya diberi peringatan ‘kalau kamu tidak bisa selesaikan Pilkades kamu dicopot’ maka kalau terbukti saya tidak beres, saya legowo dicopot. Artinya saya dicopot karena tidak bisa kerja,” tambahnya.

Terkait penempatan dirinya menjadi Kabid Tata Ruang Dishub, Asminton menegaskan dirinya menolak jabatan yang diberikan itu. “Saya sudah telepon Kabag Pemerintahan, saya menolaknya. Saya ini sudah tua sudah mau pensiun. Saya tidak kuat setiap hari ke Talang Ubi. Jadi Saya minta jadi Sekcam Penukal sajalah. Tidak soal dari camat turun jadi sekcam. Biar dekat dengan rumah,” katanya setengah menyesalkan kebijakan itu.

Asminton menduga pemberhentian dirinya sebagai Camat hanyalah permainan politik pejabat Pemkab semata. “Pejabat Pemkab PALI banyak yang penjilat. sulit maju kalau banyak pejabat penjilat,” tuding Asminton.

TEKS / FOTO : INDRA SETIA HARIS

EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *