Napi Merah Mato Ditikam

pisauPALEMBANG KS-Diduga dipicu karena masalah hutang, dua tahanan Lembaga Pemasyarkatan (Lapas) Merahmato Palembang berkelahi di sekitar ruang tahanan, Senin (22/9) pagi.

Dari informasi yang beredar, kejadian bermula saat salah satu tahanan, Fery, memukul tahanan lain yang bernama Candra. Fery memukul Candra karena Candra menagih utang ke tahanan yang lain bernama Bahrin. Ditengarai, Bahrin tidak senang dirinya telah ditagih utang oleh Candra.

“Kalau tidak salah, utangnya Rp 600 ribu. Saya mendatangi Candra setekah mendapat informasi itu dari Dio, tahanan yang lain,” kata Feri, saat dijumpai di RSMH Palembang, Selasa (23/9).

Begitu Feri sedang memukuli Chandra, Erwin pun datang. Tanpa basa-basi, Erwin langsung menusuk punggung kiri Feri dengan pisau garpu. Selanjutnya, Erwin menghujamkan pisau garpunya ke lengan kiri Feri.

Tak lama, petugas Lapas Merahmata Palembang datang mengamankan perkelahian itu. Feri langsung dibawa ke rumah sakit, sementara Erwin dan yang lain sudah diamankan.

Di Ruang Emergency RSMH Palembang, Feri tampak lesu tak berdaya. Informasi yang diberikan keluarganya, Feri baru saja menjalani operasi dan menghabiskan dua kantung darah.

“Kejadiannya malam hari. Saya sendiri belum tahu kejadiannya seperti apa,” kata Ibu Fery.

Humas Kakanwil Menkumham Sumsel, Zakaria, membenarkan kejadian itu. Feri sudah dirawat di RSMH Palembang, sementara Erwin, Chandra, Bharsin, dan Dio sudah diamankan untuk dimintai keterangan.

“Baik korban maupun pelaku berstatuskan warga binaan tindak pidana umum. Fery divonis 12 tahun penjara, sementara erwin sembilan tahun penjara,” kata Zakaria.

Terpisah, AKP Oloan Purba selaku Kapolsekta Sako Palembang, sudah menerima laporan itu dari pihak lapas. Ia menyarankan kepada keluarga korban untuk membuat laporan.

TEKS:OSKAR RYZAL

EDITOR:RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *