Xaverius II Adakan Pembinaan Seksual

xaverius

PALEMBANG | KS-Usia pelajar adalah usia yang penuh energi, dan masih dalam tahap pencarian jatidiri, untuk itu, perlu wadah dan butuh ruang ekspresi diri, jika tidak diwadahi mereka akan melampiaskannya dengan tanpa pengawalan, tanpa pendampingan dan bisa berakibat negatif ke diri mereka sendiri, bahkan merugikan orang lain, oleh karena itu, SDK Frater Xaverius 2 Palembang mengadakan pembinaan seksual bagi siswa-siswi kelas 6 dengan tema “Aku Generasi Bangsa yang Berbudi Pekerti Luhur”.

Kegiatan yang dilaksanakan Sabtu, (21/9),kemarin di Aula SMPK Frater Xaverius 1 Palembang ini dihadiri 198 siswa kelas 6, kegiatan ini juga dihadiri orang tua siswa, guru dan komite sekolah. Mengingat banyaknya problem moralitas, dan mentalitas yang menimpa bangsa ini, maka perlu pada sekolah-sekolah yang ada, seperti tingkat dasar SD mengadakan pembinaan karakter/kepribadian anak.

Pada masa anak-anak dan remaja, kepribadian mereka masih dalam tahap pencarian, perkembangan dan sifatnya labil, gampang dipengaruhi oleh lingkungan, gampang dipengaruhi oleh tanyangan-tanyangan negatif dari TV, internet, seks bebas dan lain sebagainya, oleh karena itu butuh perhatian lebih, dalam rangka mengawal perkembangan kepribadian generasi bangsa ini. Hal tersebut disampaikan Kepala SDK Frater Xaverius 2 melalui Waka Kesiswaan, Daris Suyatno.

Menurtnya, anak-anak mengetahui tentang seksualitas dan tidak akan menyalahgunakan hal-hal yang sudah terjadi pada anak memasuki akil balik. “ Dengan adanya kegiatan pembinaan seperti ini, diharapkan kedepannya mereka tidak akan melakukan tindakan-tindakan yang bertentangan dengan keagamaan,” ujarnya.

Daris berharap setelah pembinaan ini, anak-anak akan menjadi lebih dewasa dan bisa menemukan jati dirinya dengan semestinya, sesuai yang diharapkan orang tua dan guru.

Sementara itu Dr. Evi Magdalena selaku pembicara kegiatan ini mengatakan, kalau pembinaan ini guna untuk memperkenalkan kepada siswa sekolah dasar tentang kesehatan reproduksi.

“ Seperti cara-cara perawatan, namun cara penyampaiannya disesuaikan dengan umur siswa tingkat SD,” ujarnya.

Diharapkan dari pembinaan ini mereka dapat mengenali diri mereka laki-laki dan perempuan sejak sekolah dasar, dengan kegiatan ini juga supaya murid-murid tidak salah kaprah didalam melakukan sesuatu hal yang negatif, serta diharapkan agar mereka menjadi kepribadian yang berkualitas secara fisik,mental dan spiritual.

TEKS : AMINUDDIN

EDITOR : ROMI MARADONA




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *