DPT Banyuasin Berkurang 15 Ribu Suara

dpt

DPT

BANYUASIN|KS-Daftar Pemilih Tetap (DPT), untuk Pemilihan Legislativ (Pileq), Tahun 2014 di Kabupaten Banyuasin terdapat penurunan jumlah yang sangat signifikan hingga mencapai 15.000 suara

Hal tersebut terungkap saat rapat pleno terbuka, penetapan DPT Pileg, DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota Tahun 2014 Tingkat Kabupaten Banyuasin yang diselenggarakan di RM Sari Alam, Pangkalan Balai, Kecamatan Banyuasin III.

Hadir dalam penetapan tersebut Ketua KPU Provinsi Sumsel Dra. Hj Anisatul Mardiah, M.Ag, Herlambang, SH, Chandra Puspa Mirza SH, MH, Drs. Ong Berlian, MM dan Dra. Kelly Mariana dan staf KPUD Banyuasin Hendrik SP, Panwaslu Banyuasin Iswadi, Kesbangpolinmas Banyuasin Bambang, jajaran Polres Banyuasin.

Divisi Teknis KPU Provinsi Sumsel Herlambang usai Rapat Pleno mengatakan bahwa mengurangnya jumlah DPT di Banyuasin dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya data ganda, meninggal dunia dan pindah alamat.

“Ya, pengurangan ada beberapa faktor yakni data ganda, meninggal dunia dan pindah alamat,” ungkap Herlambang

Disinggung mengenai kekosongan KPUD Banyuasin, pihaknya telah merekomendasikan kepada Sekjen KPU untuk mengembalikan posisi sekretaris lama yang sebelumnya dijabat Ogan Anwary direkomendasikan untuk Plt Sekretaris KPUD Banyuasin adalah Hendrik SP. “Seluruh kegiatan pemilu akan dilaksanakan oleh yang bersangkutan,” terangnya.

Sementara itu,  Anisatul Mardiyah menambahkan, terkait seluruh komisioner KPUD Banyuasin telah dipecat, maka kegiatan pemilu KPUD Banyuasin diambil alih komisioner KPU Provinsi.

Sribanun salah satu tokoh muda Banyuasin mengatakan bahwa perbedaan jumlah  DPT hingga 15 ribu suara tersebut tidaklah masuk akal. “Sepertinya tidak masuk diakal. Jika masalah itu benar, artinya dalam peleksanaan Pilkada waktu itu ada upaya penggelembungan dari salah satu Paslon untuk memenangkannya dan persoalan itu justru membuat bingung masyarakat,” ujarnya.

Untuk, kata Banun, sekalipun sekarang Banyuasin sudah ada bupatinya yang dilantik, tentu sangat perlu untuk dilakukan peninjauan kembali. Seharusnya DPT pada pileg tahun 2014 mendatang harus bertambanh, sebab ada pemilih pemula. “Tetapi kenyataannya pernyataan dari KPU pada Rapatnya itu menyatakan DPT Banyuasin bisa berkurang, kan aneh,” tandasnya.

Teks : Diding Karnadi

Editor : Junaedi Abdillah




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *