Dua Spesialis Pembobol Rumah Di Dor

merdeka

Ilst. Merdeka.com

MUARAENIM I KS-Ersan (48) warga  Desa Guci Kecamatan Ujanmas dan  Asmuni (35), warga Pendopo Kecamatan Talang Ubi, yang keduanya merupakan spesialis pembobol rumah berhasil dilumpuhkan dengan timah panas anggota Unit Pidana Umum (Pidum), Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Kepolisia Resor (Polres) Muaraenim, Selasa (10/9), sekitar pukul 23.00 WIB, di Pendopo Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI

Keduanya ditembak masing-masing dua lubang dipergelangan kakinya karena melawan petugas saat akan ditangkap.

Pelaku, Ersan ditembak dua lubang di kaki kirinya sedangkan Asmuni ditembak dua lubang di kedua kakinya.

Turut diamankan barang bukti, kayu sepanjang empat meter, penutup wajah (sebo), plat sepeda motor, empat unit handp phone berbagai merek, linggis, lakban, dua bilah parang, dan uang tunai sebanyak Rp 2 juta.

Dari pengakuan, Asmuni yang diwawancarai Kabar Sumatera di Polres Muaraenim, Rabu (11/9), setiap melakukan aksi kejahatannya bersama rekannya, Ersan. Sebelum beraksi keduanya berdua terlebih dahulu menentukan target sasarannya. Lalu, setelah dapat barulah mereka berdua menggambar situasi rumah termasuk aktivitas di seitar lingkungan tersebut.

“Kami tentukan targetnya, lalu kami gambar dan intai. Tengah malam hingga fajar kami beraksi,” kata Asmuni.

Diakuinya, perannya sebagai eksekutor yakni yang merusak rumah, serta masuk dan mengambil barang-barang. Sedangkan temannya, Ersan hanya sebagai pemantau atau yang mengawasi keadaan rumah baik di dalam maupun luar rumah.

Sementara Ersan menerangkan, biasanya sebelum membobol rumah. Ada dua alternative yang mereka lakukan, pertama dengan merusak langsung jendela atau rumah dengan linggis atau, kedua, dengan menggunakan kayu panjang melalui pentilasi udara atau pentilasi jendela mengambil kunci rumah yang tergantung.

“Kedua cara itu, kami gunakan sesuai dengan situasi dan kondisi dilapangan,” terang Ersan.

Saat beraksi perannya hanya memantau di sekitar rumah saja, sedangkan eksekutor yang mengambil barang-barang berharga adalah Asmuni. Memang, dalam pembagian hasil, mereka berbagi rata.

“Aksi kami tidak selalu berhasil, kalau tidak berhasil, kami ulangi lagi besoknya,”sebutnya.

Diakuinya juga, selama membobol rumah, sudah yang keempat kalinya mereka berhasil, hanya saja aksi yang terakhir di Lorong Rukun Damai adalah yang terbesar yakni mereka mengambil barang-barang dan uan tunai sekitar Rp 2 juta.

“Aksi yang pertama di Desa Guci, Ujanmas, lalu selebihnya di Muaraenim. Aksi yang sebelumnya kami bisa berbagi Rp 500 ribu, dan terakhir kami dapat uang Rp 2 juta. Namun, kami bernasib apes, langsung ditangkap,”beber Ersan.

Ia menambahkan, barang bukti yang diamankan petugas tersebut adalah perlengkapan yang mereka gunakan untuk membobol rumah. “Kalau dua parang tersebut, hanya untuk jaga-jaga saja pak untuk pengamanan,”jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Muara Enim AKBP Mohamad Aris melalui Kasat Reskrim AKP John Luis Letedara didampingi Kanit Pidum Ipda Acep YS, kemarin (12/9), menyatakan, kedua pelaku merupakan target yang selama ini dikejar karena telah meresahkan masyarakat.

“Kedua pelaku, terpaksa kita tembak. Padahal, anggota yang akan menangkapnya telah memberikan tembakan peringatan. Tindakan tegas kita, langsung melumpuhkannya masing-masing dua butir peluru yang bersarang di kedua kaki pelaku,”tegas John.

John menceritakan kronologis penangkapan pelaku, pertama petugas lebih dulu menangkap Asmuni di Pendopo, Selasa (10/9)sekitar pukul 23.00 WIB, di Pendopo Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. Lalu dikembangkan lagi hingga berhasil membekuk, Ersan keesokann harinya,Rabu (11/9) sekitar pukul 03.00 WIB, di Desa Guci Kecamatan Ujanmas Kabupaten Muaraenim.

“Dari penggeledahan kedua pelaku itu juga, kita berhasil mengamankan barang bukti seperti, kayu sepanjang empat meter, penutup wajah (sebo), plat sepeda motor, empat unit handp phone berbagai merek, linggis, lakban, dua bilah parang, dan uang tunai sebanyak Rp 2 juta,” urai John.

Teks : SISWANTO

Editor : Junaedi Abdillah




Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com