Sekolah Swasta dan Negeri Tidak Seimbang

PALEMBANG | KS-Sejauh ini sebagian kalangan menilai antara sekolah negeri dan swasta tidak seimbang pasalnya, pemerintah provinsi sumsel selama ini hanya memperhatikan sekolah negeri sementara sekolah swasta dinilai tidak mendapat perhatrian yang sama. Demikian diungkapkan Ketua umum Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Sumsel, Drs.H.Anwar Malik.

Menurutnya, pihaknya telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi tentang kondisi sekolah swasta pada 2013. Dimana mereka menemukan banyak sekolah swasta di kabupaten/kota yang merasakan beratnya kondisi sekarang terkait kebijakan yang kurang berpihak dengan sekolah swasta.

Dikatakannya, pemerintah melakukan pembangunan ruang kelas baru di sekolah negeri sementara swasta tidak menurutnya, ini akan berdampak besar pada minat masyarakat, sehingga animo bersekolah di swasta diyakini akan semakin menurun.

Dari evaluasi di lapangan, pihak sekolah swasta mengeluh bagaimana cara untuk bisa mendapatkan murid. Pihaknya juga sudah membentuk satuan petugas (satgas) khusus yang mengawasi dan mengikuti perkembangan sekolah negeri dan swasta. “Nanti apabila kedapatan sekolah negeri memaksakan jumlah siswa, maka pihaknya akan mendatangi Bupati/Walikota atau Kadisdik untuk ketidak seimbangan tersebut,”cetusnya.

“Sekolah swasta juga harus diberikan ruang yang sama dalam pendidikan untuk mencerdaskan Sumsel,” ujarnya lagi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumsel Drs. Widodo, Mpd, mengatakan memang untuk sekolah swasta agak sulit bersaing dengan sekolah negeri dalam beberapa hal. “Sekolah negeri yang selalu mendapatkan bantuan terlebih dahulu memang berbeda dari sekolah swasta. Namun, untuk menyiasatinya, sekolah swasta harus bisa bermain dalam bentuk kualitas pendidikan untuk para muridnya dan kita akan siap membantu dalam hal itu,” katanya saat dibincangi diruang kerjanya kemarin (9/9).

TEKS : AMINUDDIN

EDITOR : ROMI MARADONA




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *