Walikota Prabumulih serahkan zakat guru TK/TPA se Kec. Prabumulih Barat

hoto-bersama-dengan-penerima-zakat

Foto bersama dengan penerima zakat

Prabumulih, KS-Menindaklanjuti pemberian zakat yang sudah pernah dilaksanakan disertai dengan pembangunan rehabilitasi rumah warga miskin di Kota Prabumulih,  Badan Amil Zakat Daerah (Bazda), Kota Prabumulih kembali menyalurkan zakat kepada warga yang membutuhkan.

Acara tersebut bertempat di Aula Pendopo Rumah Dinas Walikota dengan dihadiri para Walikota Prabumulih, Sekda Prabumulih, Kakandepag Prabumulih, Ketua MUI Prabumulih, para kepala dinas, kabag dan para undangan penerima bantuan zakat se Kecamatan Prabumulih Barat.

Pemberian bantuan zakat merupakan salah satu program kerja Bazda Prabumulih untuk mengentaskan kemiskinan di Kota Prabumulih agar dapat hidup sesuai dengan yang diharapkan. Selain itu, Bazda Kota Prabumulih tidak lupa membedah rumah warga miskin yang benar-benar tidak layak huni.

Ketua Bazda Prabumulih Nadjamudin Said dalam sambutannya mengatakan saat ini hanya enam kelurahan lagi yang belum mendapatkan bantuan. “Dalam waktu dekat, kita akan salurkan bantuan tersebut,” ungkapnya.

Ia menambahkan, santuan zakat ini diberikan kepada guru TK/TPA dan guru ngaji tradisional se Kecamatan Prabumulih Barat yang berjumlah 141 orang dengan masing-masing mendapatkan Rp Rp 300 Ribu peroramh.

“Selain  itu ada pemberian kunci rumah kepada ibu Rohana yang sudah kita bedah rumahnya. Rohana adalah seorang janda yang berprofesi sebagai penjual kemplang dengan hasil Rp 500 ribu per bulan, makanya hari ini kita berikan kunci rumah kepada ibu Rohana bahwa rumah tersebut sudah siap untuk dihuni,” ujar Nadjam.

Saat ini, sambung Ketua Bazda, Bazda Kota Prabumulih sudah membedah 15 rumah agar dapat dihuni. Pelaksanaan bedah rumah ini sudah dilaksanakan sejak bulan Februari lalu.

“Yang lebih baik kami akan laksanakan adalah pengiriman seorang Da’I kedaerah binaan Bazda di daerah Karang Jaya yakni Trans Bunut dan itu kita laksanakan mulai September 2013 ini,” katanya.

Walikota Prabumulih Ir. Ridho Yahya, MM dalam sambutannya mengatakan, saat ini pihaknya mengajak untuk membangun mental dan spiritual. Menurutnya, jika kalau hanya membangun mental saja tentu tidak seimbang dengan spiritualnya.

“Kita juga akan memperhatikan fisik dan spiritual karena spiritualnya sangat penting dalam membangun Prabumulih. Tapi kalau hanya membangun fisik saja, maka nilai nilai kerohanian yang ada di setiap masyarakat Prabumulih akan timpang,” ungkapnya.

Walikota menambahkan, pemberian santunan zakat ini tidak seberapa, namun niat untuk memberikan dan menyalurkan zakat ini adalah agar lebih giat dalam menjalankan tugasnya dalam mebina umat.

“Mulai tahun depan ( 2014 -red), seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS), akan diwajibkan membayar zakat dan hasil zakat itu akan disalurkan kepada warga yang tidak mampu dan tidak mubazir,” pungkasnya.

( ADV )




Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com